Cukup membuat saya terhenyak ketika melihat iklan layanan di
National Geographic Channel
yang menyatakan bahwa empat ratus juta ton pohon harus ditebang setiap
tahunnya demi sebuah kebutuhan akan kertas di dunia. Hmm, mungkin masih
membuat kita berkenyit dan berpikir untuk mengira-ngira. Tapi kalimat
berikutnya seharusnya cukup membuat shok kita sebagai manusia. Bahwa
kertas-kertas hasil produksi tadi cukup untuk menutup wilayah Belanda
setiap lima menit! ..Nah!
Apa
makna kalimat dan angka-angka ini bagi kita? Mungkin anda bisa
berpendapat lain, tapi bagi saya, kalimat ini sudah cukup bagi kita
manusia untuk segera berpikir keras dan segera merubah perilaku kita
akan kebutuhan terhadap kertas. Anda bisa bayangkan hutan yang harus
ditebang sekian banyak setiap tahunnya itu, adalah sebuah angka yang
terlalu fantastis bagi kemampuan kita secara kolektif -entah alam,
maupun reboisasi yang paling artifisial sekalipun- untuk merecovery
kembali luasan jumlah hutan di seluruh dunia.
Banyak
upaya sudah dilakukan oleh orang-orang yang punya kompetensi dan
lingkaran pengaruh merubah ini semua secara makro. Dan salah satunya
adalah melalui iklan layanan ini, agar kita semua umat manusia di dunia
ini juga peduli, dan dalam lingkaran pengaruhnya masing-masing
-terhadap isu ini- melakukan sesuatu yang nyata demi menyelamatkan
planet kita.
Saya
mungkin tidak perlu lagi menjelaskan secara panjang lebar, apa manfaat
hutan bagi kita kehidupan manusia di dunia ini. Pentingnya sebuah
kawasan hutan yang menjadi bagian dari mata rantai ekosistem sekaligus
menjaga konsistensi iklim secara global. Tanpa keberadaan hutan, jelas
manusia tak dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya lagi secara
setimbang di atas planet bumi.
Banyak sekali sekarang e-mail yang pada
footer-nya mencantumkan kalimat semacam "
save our planet - think before you print", atau juga pernah saya lihat kata-kata lain "
please consider our environtment before you print this e-mail".
Di perusahaan tempat saya bekerja, beberapa tahun terakhir, ada
semangat yang begitu digalakkan agar menggunaan kertas bekas untuk
mencetak, diluar kebutuhan dokumen-dokumen resmi.
Di Eropa dan Amerika sudah menjadi hal biasa, ketika membuat karya sebuah buku, juga membuatnya dalam versi
soft-copy
Ebook-nya. Memang prakteknya muncul tantangan-tantangan, seperti
masalah keamanan hak cipta. Juga tantangan yang berkembang sekarang
ketika penerbit-penerbit besar menciptakan eksklusifitas device sendiri
untuk membaca
ebook terbitannya, seolah menciptakan
ketergantungannya sendiri. Saya sendiri sudah mencoba beberapa judul
buku karya saya, saya daftarkan di katalog ISBN sebagai karya dengan
bentuk terbitan
ebook.
Sudah
menjadi hukum alam, bahwa kita hidup di dunia ini hanya sementara.
Suatu saat nanti kita manusia akan menjadi tua, kemudian roda kehidupan
akan dilanjutkan oleh manusia-manusia generasi setelah kita. Begitu
seterusnya. Tentunya kita semua sepakat bahwa sekian generasi kemudian,
anak cucu kita haruslah dapat menikmati manfaat kawasan hutan.
Janganlah ketika itu kelak anak cucu kita justru menganggap bahwa
generasi saat ini ketika kita hidup dilihat sebagai generasi yang rakus
memanjakan egoisme kita mengekploitasi alam tanpa memikirkan dampaknya
bagi lingkungan.
Karena
apapun alasannya, demi sebuah kemajuan teknologi, dan ilmu pengetahuan,
tidak seharusnyalah kita menghabiskan seumber daya alam itu sekarang
juga. Kita harus berbagi dengan anak cucu kita..!
25 Juni 2008
Pitoyo Amrih
www.pitoyo.com
Bersama Memberdayakan Diri dan Keluarga
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Pitoyo Amrih ( Daftar Artikel Selengkapnya )
|
 |
Mensyukuri Perbedaan
|
 |
Pemimpin yang (Boleh Jadi) Menyenangkan
|
 |
Diuji Dengan Kenyamanan
|
 |
Costumer Delightful
|
 |
Orangtua Harus Belajar (bag 1)
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Menjadi Seorang Pahlawan
(Artikel Tetap) -
Jumat, 27 Juni 2008
|
 |
Guruku Cantik Sekali
(Artikel Tetap) -
Senin, 30 Juni 2008
|
 |
Harga Bunuh Diri
(Artikel Tetap) -
Senin, 30 Juni 2008
|
 |
Klik, Hidup Anda Telah On
(Artikel Tetap) -
Selasa, 01 Juli 2008
|
 |
Seperti Jenderal Di Medan Perang
(Artikel Tetap) -
Rabu, 02 Juli 2008
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Harga Sebuah Kesuksesan
(Artikel Tetap) -
Selasa, 24 Juni 2008
|
 |
Developing A Good Business Relationship
(Artikel Tetap) -
Senin, 23 Juni 2008
|
 |
Kursi Bambu
(Artikel Tetap) -
Senin, 23 Juni 2008
|
 |
Orang Kreatif Itu Spesies Langka
(Artikel Tetap) -
Kamis, 19 Juni 2008
|
 |
Magnificent Hearts
(Artikel Tetap) -
Rabu, 18 Juni 2008
|
|
|