Dalam sebuah seminar, seorang motivator terkenal memulainya dengan
mengeluarkan sehelai uang Rp.100.000,-. Ia mengangkat uang tersebut
tinggi-tinggi, sambil mengajukan sebuah pertanyaan kepada lebih dari 2.000
peserta seminar.
"Siapa yang menginginkan uang ini?"
Tak ayal sebagian besar peserta mengacungkan tangan.
Motivator tersebut melanjutkan kalimatnya,
"Baik! Saya akan
memberikan uang ini kepada salah satu diantara Anda. Tetapi sebelum itu saya
akan melakukan sesuatu."
Motivator tersebut menggulung uang kertas itu. Sekali lagi ia bertanya
kepada hadirin,
"Siapa yang masih menginginkan uang ini?" Tak berbeda
dengan sebelumnya, hampir semua peserta seminar tersebut mengacungkan tangan,
pertanda mereka masih menginginkan uang itu.
Melihat respon peserta yang tidak berubah, motivator tersebut kemudian
menginjak-injak uang tersebut dengan kaki kanan lalu dengan kaki kiri. Setelah
uang itu menjadi kotor dan lecek, ia kembali bertanya,
"Apakah masih ada
yang mengingkan uang ini?"
Masih sama dengan sebelumnya,
hampir semua peserta mengacungkan tangan. Kemudian dia berkata,
"Saudaraku
sekalian, dari peragaan tadi saya hanya ingin menunjukkan bahwa siapun ingin
memiliki uang itu. Bagaimanapun kondisi uang tersebut tidak akan menurunkan
nilainya dari Rp. 100.000,-"
Pesan:
Kisah tersebut menerangkan
sebuah kebenaran bahwa kehidupan ini memang sulit. Setiap hari kita menghadapi tantangan kecil,
sedang, berat, hingga sangat berat. Tetapi pada dasarnya tantangan kehidupan
tidak mengurangi nilai kita sebagai manusia. Sebaliknya tantangan kehidupan
sangat diperlukan untuk meningkatkan nilai diri kita.
"The ultimate measure of a
man is not where he stands in moments of comfort and convenience, but where he
stands at times of challenge and controversy. - Nilai seorang manusia tidak
dapat diukur disaat ia berada di zona nyaman, melainkan bagaimana ia menghadapi
tantangan dan kontrovesi," kata Martin Luther King
Jr.
Tetapi sangat banyak diantara kita yang hanya
mengeluhkan kehidupan yang penuh dengan tantangan. Mereka lupa harus belajar
sesuatu dari tantangan, rasa sakit dan perjuangan hidup. Karena jika segalanya
di dunia ini sempurna, maka kita tidak akan dapat belajar hal baru atau
mendapatkan semangat lebih besar untuk berbuat lebih baik dan meningkatkan
nilai diri kita sebagai manusia.
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Andrew Ho
|
 |
Mengapa Orang Kaya Makin Kaya dan Orang Miskin Makin Miskin?
|
 |
Nilainya Melebihi Satu Milyar Rupiah
|
 |
Berubah untuk Meraih Keberuntungan
|
 |
Bekas Jejak Langkah
|
 |
Sindrom Kepemimpinan: Hotepapopu
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Berbagi Alam Dengan Anak Cucu Bagian II
(Artikel Tetap) -
Kamis, 26 Juni 2008
|
 |
Menjadi Seorang Pahlawan
(Artikel Tetap) -
Jumat, 27 Juni 2008
|
 |
Guruku Cantik Sekali
(Artikel Tetap) -
Senin, 30 Juni 2008
|
 |
Harga Bunuh Diri
(Artikel Tetap) -
Senin, 30 Juni 2008
|
 |
Klik, Hidup Anda Telah On
(Artikel Tetap) -
Selasa, 01 Juli 2008
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Developing A Good Business Relationship
(Artikel Tetap) -
Senin, 23 Juni 2008
|
 |
Kursi Bambu
(Artikel Tetap) -
Senin, 23 Juni 2008
|
 |
Orang Kreatif Itu Spesies Langka
(Artikel Tetap) -
Kamis, 19 Juni 2008
|
 |
Magnificent Hearts
(Artikel Tetap) -
Rabu, 18 Juni 2008
|
 |
Adakah Waktu Untuk Bersenang-senang?
(Artikel Tetap) -
Selasa, 17 Juni 2008
|
|
|