Adalah sebuah keniscayaan bahwa kita hidup dalam dunia
yang terikat pada serangkaian Hukum Alam. Hukum Tuhan ini akan mengikat setiap sendi
kehidupan manusia, tidak terkecuali yang terkait dengan kesuksesan. Ada
serangkaian aturan yang berlaku, salah satunya adalah bahwa pencapaian kesuksesan
itu selalu membutuhkan hadirnya faktor "pengungkit" (
leverage) dan faktor "pemungkin" (
enabler).
Di sini aturan mainnya adalah, kedua
faktor tersebut, pengungkit dan pemungkin, tidak akan datang dengan sendirinya.
Mereka haruslah "DI-" datangkan. Artinya, siapa pun yang secara sadar sedang
berusaha membangun kesuksesan, ia haruslah mampu untuk mengundang hadirnya
kedua faktor tersebut, atau dalam bahasa spiritualnya,
"mengijinkan" dirinya dibantu oleh para pengungkit dan para pemungkin.
Untuk memahami mengenai bagaimana
cara terbaik untuk "mengijinkan" diri kita terbantu, kita bisa berkaca pada
individu sukses yang secara konsisten sudah melakukannya. Bill Gates,
founder dan
chairman Microsoft, adalah figur yang ideal untuk kita jadikan sebagai
bahan pembelajaran.
Siaran pers BBC News melaporkan
bahwa
Bill & Melinda Gates Foundation
sampai tahun 2005 saja telah mendonasikan dana sebesar total 27 Milyar Dollar ke
lebih dari 100 negara. Semuanya untuk kegiatan nirlaba, seperti pemberantasan
TBC, malaria dan penanggulangan HIV. Bahkan dalam
World Economic Forum di Davos 2004, Bill Gates secara terbuka
menyatakan,"...adalah menjadi tugas saya untuk memastikan bahwa kekayaan kami DIKEMBALIKAN
kepada masyarakat..."
Dengan donasi sedahsyat itu, menjadi
bangkrutkah Bill Gates? Kenyataannya adalah, bisnis Microsoft justru tumbuh makin
menggurita. Yang patut kita catat, program donasi itu bukan dimulai saat dia
"telah" menjadi konglomerat. Sifat berbagi itu sudah lama dijalaninya.
Bill & Melinda Gates Foundation
merupakan gabungan dari 2 yayasan milik keluarga Bill Gates dan keluarga istrinya,
Melinda, yang sudah lama beroperasi.
Contoh
lain yang bisa kita jadikan bahan pembelajaran adalah figur Oprah Winfrey.
Melalui yayasan
Oprah's Angel Network,
Oprah telah menyalurkan dana sebesar 300 Juta Dollar. Jauh dari bangkrut,
bahkan sebaliknya, popularitas dan jaringan bisnis Oprah bahkan telah
menginspirasi jutaan pemirsa di seluruh dunia.
Bill
Gates dan Oprah tidaklah sendiri. Tak terhitung banyaknya dermawan di seluruh
dunia yang secara ikhlas telah menunjukkan semangat berbagi yang luar biasa.
Dalam kosa kata modern, mereka disebut sebagai para PHILANTHROPIST. Dari catatan
media massa, para
philanthropist ini
justru merupakan pemimpin atau pun pebisnis yang sedang berada di puncak
kesuksesannya. Mereka seakan-akan dikarunia faktor "pengungkit" dan faktor
"pemungkin" yang tidak ada habis-habisnya.
Dalam
kamus
Webster's Revised Unabridged
Dictionary, kata
philanthropist
ditafsirkan sebagai:
"mereka
yang mencintai kemanusiaan dan selalu mengupayakan untuk berbuat
kebaikan
bagi sesamanya..."
Inilah KUNCI sukses mereka. Dengan berbagi, mereka
justru akan menerima lebih dan lebih lagi. Hasilnya, keberuntungan seolah-olah
selalu menaungi setiap langkah mereka.
Dalam
ajaran agama, sudah berkali-kali ditegaskan bahwa jika kita berbagi dengan
sesama, maka Tuhan akan membalasnya dengan berkali-lipat banyaknya. Para
philanthropist ini adalah buktinya.
Bahkan, fenomena tersebut bisa dijelaskan dengan sangat ilmiah untuk membantu
kita memahaminya secara rasional.
Dari
sudut pandang Fisika Kuantum, setiap partikel sub-atomik disusun atas "pilinan"
energi yang disebut QUARK. Maka
quark
adalah penyusun yang terkecil dari alam semesta. Partikel sub-atomik itulah
yang akan menyusun inti atom dan elektron, dan kemudian menyusun molekul, dan
seterusnya. Uniknya,
quark dari semua
mahluk di alam semesta ini adalah SERUPA. Saya, Anda, kita, pohon, tanah, air,
udara, tersusun atas
quark yang sama.
Seolah-olah, alam semesta ini adalah sebuah organisme tunggal.
Erbe
Sentanu dalam bukunya,
Quantum Ikhlas,
mengatakan bahwa di level kuantum, apa yang disebut subyek, obyek atau predikat
ternyata adalah SATU. Ini artinya, bila Anda berbagi dengan sesama, menolong
orang lain, merawat lingkungan,
sebenarnya
Anda memberi kepada diri Anda sendiri.
Di sinilah kemurahan "sistem
akuntansi Tuhan", karena Anda akan menerima LEBIH dari yang telah Anda berikan.
Berbagilah, ulurkanlah tangan Anda, tebarkanlah ilmu, maka niscaya Sang Maha
Pemurah akan menghadirkan "pengungkit" dan "pemungkin" dalam kehidupan
Anda.
Sebagai
penutup, ijinkan saya menyampaikan salam hormat pada segenap penulis di
www.andriewongso.com, yang secara ikhlas
telah berbagi ilmu dan saling menebar energi positif. Khususnya kepada Bapak
Andrie Wongso, yang telah menstimulasi kami semua untuk terus berkarya.
Teruslah BERBAGI dan yakinlah bahwa Tuhan
menginginkan kita semua untuk SUKSES.
Ditulis oleh Tommy Setiawan, seorang
trainer, penulis dan pengamat industri MLM. Tommy dapat dihubungi melalui
blowbytommy@yahoo.com atau melalui 0812
80 56772.
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Tommy Setiawan ( Daftar Artikel Selengkapnya )
|
 |
Harga Dari Sebuah Target Kehidupan
|
 |
Bulan Pun Tidak Mengitari Matahari Secara Langsung
|
 |
Resource Leverage, Kunci Sukses Kerajaan Mataram
|
 |
Saatnya Memerdekaan Dna Kesuksesan Anda
|
 |
Kesuksesan Sama Dengan Ukuran Seberapa Besar Anda Menguntungkan
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Persainganku Dengan Bae Young Jun
(Artikel Tetap) -
Senin, 28 April 2008
|
 |
Tahyul
(Artikel Tetap) -
Rabu, 30 April 2008
|
 |
Aturlah Energi Anda, Jangan Diboroskan!
(Artikel Tetap) -
Senin, 05 Mei 2008
|
 |
Barang-barang Di Rumahku
(Artikel Tetap) -
Senin, 05 Mei 2008
|
 |
Bicaralah Sesuai Golongan Darahnya
(Artikel Tetap) -
Selasa, 06 Mei 2008
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Melaju Di Arah Yang Salah
(Artikel Tetap) -
Rabu, 23 April 2008
|
 |
Change Your Mantra
(Artikel Tetap) -
Selasa, 22 April 2008
|
 |
Makhluk Tuhan Paling Laris
(Artikel Tetap) -
Senin, 21 April 2008
|
 |
Bekerja Dengan Cerdas
(Artikel Tetap) -
Senin, 21 April 2008
|
 |
Penjual Panci Di Pagi Hari
(Artikel Tetap) -
Senin, 21 April 2008
|
|
|