Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

Bekerja Dengan Cerdas

Penulis : Steven Agustinus
Senin, 21 April 2008, Dibaca : 8740 kali | Dicetak : 4428 kali | Cetak artikel ini
Seringkali orang memiliki pemahaman yang kurang mendalam tentang bekerja dengan cerdas, karena kebanyakan orang lebih mengenal istilah bekerja keras. Kita bisa menyimpulkan pengertian bekerja dengan cerdas dalam dua kalimat: yang pertama, bekerja secara efektif, dan yang kedua, bekerja secara efisien. Bicara tentang bekerja secara efektif, sebetulnya kita sedang berbicara tentang melakukan suatu pekerjaan yang benar untuk mendapatkan hasil yang benar; sementara itu, bicara tentang bekerja secara efisien, artinya kita berusaha untuk mendapatkan hasil maksimal seperti yang diharapkan dengan usaha dan waktu yang seminim mungkin.

Contoh yang paling sederhana adalah seorang office boy (OB). Ketika salah satu staf meminta seorang OB untuk membuatkan kopi, jika OB ini bekerja dengan cerdas, dia akan bertanya sejak awal apakah ada staf lain yang juga ingin dibuatkan kopi, sehingga dia bisa membuat beberapa cangkir kopi sekaligus. Selain itu, sebelum mulai membuat, dia akan bertanya lebih lanjut seperti apa kopi yang diinginkan: gulanya dipisah, pakai susu, dll., karena masing-masing orang memiliki selera yang berbeda-beda. Jika si OB tidak melakukan tugasnya dengan efektif dan efisien, ia akan mondar mandir antara pantry dan kantor sehingga membuang-buang waktu dan tenaga.

Untuk memunculkan hasil kerja yang efektif dan efisien, dibutuhkan pemahaman yang mendalam dan penguasaan dari pekerjaan yang sedang kita lakukan. Pada masa-masa awal si karyawan menerima tugas dari atasan, ia bisa bertanya sebanyak mungkin tentang bagaimana cara mengerjakannya, seperti apa hasil yang diharapkan, ataupun detil-detil lainnya. Akan tetapi, setelah beberapa kali karyawan tersebut menerima tugas yang kurang lebih sama, pemimpin secara otomatis mengharapkan karyawan tersebut mulai memahami apa yang menjadi keinginan dan harapan dari pemimpin. Seperti yang tadi saya jelaskan, bekerja dengan cerdas juga memiliki definisi 'doing the right thing to get the right result'. Jika kita tahu dengan pasti apa yang diharapkan oleh pemimpin kita, otomatis kita juga akan melakukan apa yang memang harus dilakukan untuk mencapai hasil yang diharapkan tersebut. Untuk bisa memahami apa yang diharapkan oleh atasan, sebetulnya kita hanya perlu belajar menyelami atau mengenali apa yang menjadi kebiasaan atasan kita.

Bekerja dengan efektif dan efisien
Untuk seseorang bisa bekerja secara efektif dan efisien, yang pertama: dia harus menguasai betul apa yang dikerjakannya. Lalu yang kedua, dia perlu belajar mengenali apa yang diharapkan oleh pemimpinnya, karena tanpa belajar memahami apa yang diinginkan oleh pemimpin, apapun yang kita kerjakan bisa jadi akan dipandang tidak cocok (atau tidak sesuai dengan yang diharapkan) oleh pemimpin.

Seringkali saya mendapati ada karyawan tertentu yang melakukan apa yang diperintahkan oleh pemimpinnya dengan caranya sendiri, dengan pemikiran bahwa hasil yang didapatkan akan jauh lebih baik dari yang dipatok oleh pemimpin, tapi pada kenyataannya hasil yang dia peroleh justru berkebalikan dengan apa yang diharapkan.

Satu hal yang perlu kita pahami, seseorang menjadi pemimpin bukan tanpa alasan. Meskipun seorang pemimpin bisa saja berbuat salah, tapi ia menjadi pemimpin karena ia memang mampu dan memiliki kapasitas untuk menguasai dan menghasilkan sesuatu. Dengan kata lain, ia sudah beberapa langkah di depan kita sebagai seorang karyawan.

Karena itu, belajarlah untuk membangun komunikasi yang baik dengan pemimpin, sehingga sebagai bawahan Anda dapat lebih memahami cara pikir, kebiasaan, dan apa yang diharapkan oleh pemimpin setiap kali ia memberikan tugas. Dengan demikian, apapun tugas yang Anda terima dari pemimpin akan bisa diselesaikan dengan hasil yang maksimal.

Bicara tentang memahami apa yang diharapkan oleh pemimpin, berarti kita perlu memiliki kemampuan untuk mendengar dengan attentive. Yang perlu kita lakukan sebetulnya hanya mendengarkan dengan baik ketika pemimpin memberikan perintah/tugas. Alasan mengapa kita seringkali kesulitan menangkap apa yang diinginkan oleh pemimpin adalah karena ketika pemimpin bicara, pada saat yang sama otak kita juga ‘berbicara’. Dengan kata lain, kita tidak bisa berfungsi seperti busa spon yang menyerap air, padahal sesungguhnya otak kita ini didesain untuk bisa memahami segala sesuatu secara luar biasa. Jadi, ketika seorang pemimpin memberikan perintah/tugas, selama kita memusatkan perhatian dan mendengarkan dengan baik apa yang pemimpin sampaikan, saya percaya kita akan bisa memahami apa yang disampaikan pemimpin tersebut.

Bekerja cerdas berkaitan dengan IQ atau kecerdasan logis seseorang, karena bagaimanapun juga, tanpa terus mengasah kemampuan berpikir, ketika seseorang menerima tugas atau perintah dari atasan, ia bisa meresponi tugas yang diberikan tersebut dengan ‘blo’on’. Memang kata itu kurang enak didengar, namun seringkali itulah yang terjadi. Apalagi jika pemimpin kita memiliki latar belakang pendidikan yang cukup tinggi, sehingga ketika memberikan perintah seringkali menggunakan istilah-istilah yang terdengar asing bagi kita. Dalam situasi yang demikian, jika kita tidak sepenuhnya memahami apa yang pemimpin sampaikan, alangkah baiknya jika kita bertanya dan meminta penjelasan dari pemimpin. Namun, di saat yang sama, ketika pemimpin menjelaskan, ada baiknya kita belajar memahami dari cara pikir yang pemimpin miliki. Setelah mendengarkan penjelasan dari pemimpin, ‘rekam’ semua hal tersebut dalam ingatan kita sehingga ketika pemimpin kembali memberikan perintah/tugas yang kurang lebih sama, kita segera mengetahui apa yang harus dilakukan.

Bekerja dengan Efisien VS Kejenuhan
Kadangkala seseorang menjadi jenuh dengan pekerjaannya karena selama ini ia sudah bekerja dengan efisien. Dalam hal ini, Anda perlu mencari tahu apa yang menjadi penyebab kejenuhan Anda: apakah Anda menjadi jenuh karena tugas yang itu-itu saja, atau Anda menjadi jenuh karena tidak ada tantangan yang baru. Jika Anda menjadi jenuh karena tugas yang begitu-begitu saja sehingga tidak ada tantangan lain yang bisa Anda dapatkan, tidak ada salahnya Anda menjumpai pemimpin Anda dan menceritakan bahwa Anda mengharapkan tanggung jawab atau tantangan pekerjaan yang lebih besar. Anda bisa sampaikan juga bahwa Anda siap melakukan pekerjaan ekstra demi menanggulangi kejenuhan yang ada, karena Anda menyadari bahwa jika Anda bekerja secara efektif dan efisien, secara otomatis ada banyak waktu tersisa yang Anda miliki, karena pekerjaan yang diberikan sudah Anda selesaikan secara maksimal.

Jangan tergoda untuk bermalas-malasan atau bersantai-santai dalam pekerjaan jika Anda mendapati bahwa Anda sudah bekerja secara efektif dan efisien. Ini justru merupakan kesempatan yang baik untuk bisa meminta tugas tambahan dari pemimpin Anda, karena tugas tambahan berarti langkah awal untuk menerima promosi.

Bekerja dengan cerdas sangat besar pengaruhnya terhadap kinerja seseorang. Orang yang hanya bekerja keras hasilnya tidak akan sebanding dengan orang yang bekerja dengan cerdas. Seperti contoh yang tadi saya berikan tentang office boy; seseorang yang bekerja dengan cerdas akan bisa melakukan beberapa tugas sekaligus pada saat yang sama dengan hasil yang maksimal, dalam waktu yang lebih singkat, dengan energi yang lebih sedikit.

Bekerja keras --> bekerja cerdas
Cara untuk mengubah seseorang yang sudah terbiasa untuk bekerja keras menjadi bekerja dengan cerdas adalah: pertama-tama, tentu saja orang yang bersangkutan harus mau meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang selama ini ia miliki dalam bekerja. Misalnya, ada orang-orang tertentu yang memang memiliki kebiasaan malas berpikir. Orang-orang seperti ini harus mau belajar untuk meninggalkan kebiasaan malas berpikirnya dan menjadi orang yang mau belajar serta terus melatih otaknya. Itu sebabnya, saya sering mendapati ada orang-orang tertentu yang memiliki kegemaran mengisi TTS – ini adalah salah satu cara untuk melatih otak kita tetap bekerja secara aktif.

Ada orang-orang tertentu yang mau bekerja dengan cerdas dan efisien, tetapi pekerjaannya berkaitan dengan orang-orang lain yang agak ‘telmi’. Mau tidak mau yang harus kita lakukan adalah mulai membantu orang-orang yang agak ‘kurang cerdas’ dalam bekerja ini sehingga bisa meningkatkan kecerdasan mereka dalam bekerja.

Belajarlah meningkatkan kapasitas Anda untuk berfungsi seperti seorang manajer. Jika kita melihat sebuah dokar, ada kuda yang menarik dokar tersebut, dengan dikendalikan seorang kusir. Mungkin memang ada orang-orang tertentu yang pada dasarnya sudah agak ‘terlambat’ untuk dipacu agar dapat bekerja secara cerdas. Jika itu yang terjadi, mari belajar mengembangkan kapasitas kita seperti seorang manajer, supaya kita bisa mulai mengarahkan para pekerja keras ini dan ‘memanfaatkan’ otot yang mereka miliki untuk mendapatkan hasil seperti yang kita harapkan. Memang konsekuensinya adalah kita harus terus ‘memegang kendali’ atas mereka –kita harus terus mengawasi dan memperhatikan mereka– tapi dengan sedikit bersabar dan terus mengembangkan kapasitas, tanpa sadar kita seperti sedang ‘mengendalikan’ kekuatan dan otot yang mereka punyai untuk mendapatkan hasil yang kita inginkan. Dengan demikian, kita tidak akan menjadi terlalu stres, karena ekspektasi yang kita miliki memang tidak terlalu tinggi lagi – mereka cukup melakukan apa yang kita perintahkan.

Pastikan kita memahami apa yang harus kita kerjakan. Jika kita menerima tugas baru dari pemimpin yang belum kita mengerti sepenuhnya, ambillah waktu untuk mempelajari tugas yang diberikan itu, pahami sedetil mungkin, dan berusahalah untuk menguasai tugas tersebut. Semakin Anda menguasai tugas Anda, semakin Anda bisa mengerjakannya dengan keefektifan dan keefisienan yang tinggi, dan semakin Anda efektif dan efisien dalam mengerjakan tugas-tugas Anda, semakin dekat pula Anda dengan promosi yang diharapkan.

www.kesuksesan-sejati.blogspot.com

Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari Steven Agustinus

To Unlock The Potential Within, To Secure A Brighter Future
Menemukan Peluang Di Tengah Tantangan - 2
Work-life Balance
Menemukan Peluang Di Tengah Tantangan - 3
Menyiasati Dampak Dari Kenaikan Bbm Terhadap Keuangan Kita
Artikel Selanjutnya :
Makhluk Tuhan Paling Laris (Artikel Tetap) - Senin, 21 April 2008
Change Your Mantra (Artikel Tetap) - Selasa, 22 April 2008
Melaju Di Arah Yang Salah (Artikel Tetap) - Rabu, 23 April 2008
Kemuliaan Sifat Berbagi Dari Para Philanthropist (Artikel Tetap) - Jumat, 25 April 2008
Persainganku Dengan Bae Young Jun (Artikel Tetap) - Senin, 28 April 2008
Baca juga artikel sebelumnya :
Penjual Panci Di Pagi Hari (Artikel Tetap) - Senin, 21 April 2008
Mengucapkan Terimakasih (Artikel Tetap) - Minggu, 20 April 2008
Jembatan Harapan (Artikel Tetap) - Sabtu, 19 April 2008
Ms (bagian Ke-3 Dari 3 Tulisan Ml, Md, Ms) (Artikel Tetap) - Jumat, 18 April 2008
The Power Of Action (Artikel Tetap) - Rabu, 16 April 2008

Bagaimana menurut kalian?


SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

TAMAN MOTIVASI

Suatu saat anda akan mengerti, bahwa anda adalah asset terbesar dalam dunia. karena otak anda sama dengan otak manusia lain. berfikir dan berjiwa besarlah.... karena persepsi dalam fikiran anda tentang diri anda, akan menentukan arah jalan kemana anda akan melangkah..... SALAM DAHSYAT

Pengirim: Susanto Azis

TESTIMONIAL

Salam Luar Biasa……..

“Apa kabar”… “Luar Biasa” merupakan sapaan yang sangat. Setiap kali mengingat sapaan ini dari Pak Andrie, hati saya langsung tersentak bahwa biasa saja tidaklah cukup karena setiap orang itu berpotensi menjadi yang luar biasa. Sekarang ini setiap orang bertanya “apa kabar” saya menjawabnya dengan “luar biasa” karena saya ingin mengisi hari-hari saya dengan semangat yang luar biasa. Bravo Pak Andrie…….



Pengirim: Yanty

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?