Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

Be Xo First (then You Get Rich) !

Penulis : Herry Tjahjono - Corporate Culture Therapist, Penulis buku
Jumat, 14 Maret 2008, Dibaca : 5385 kali | Dicetak : 342 kali | Cetak artikel ini



Hidup adalah pilihan ! Memang ada banyak pilihan hidup di dunia ini, namun jika kita mengerti kodrat kita sebagai manusia yang jelas-jelas ciptaan-Nya paling tinggi dan mulia - maka pilihan kita cuma satu : menjadi manusia luar biasa, manusia dahsyat, yang dalam bahasa saya disebut : XO person - eXtraOrdinary person ! Seperi dikatakan James Rohn (salah satu tokoh pengembangan diri yang luarbiasa) : tugas kita di dunia cuma bertumbuh, sukses, sejahtera dan bahagia selama di dunia. Inilah kriteria manusia super normal, extraordinary !

            Stephen Covey sendiri mengatakan bahwa karunia terbesar manusia dari Tuhan adalah free will to choose. Kehendak bebas untuk memilih ! Maka kini gunakan segera karunia itu, gunakan kehendak bebas untuk memilih. Dan pilihannya cuma satu : be XO (eXtraOrdinary).  Jika demikian halnya, kenapa lebih banyak orang kurang sukses bahkan sama sekali gagal dalam hidupnya ? Ada beberapa jawaban mendasar untuk itu :

            Pertama, sedikit sekali orang yang menggunakan kehendak bebasnya untuk sukses dan menjadi super normal. Banyak orang "ingin" sukses dalam hidupnya, namun sedikit orang yang "memilih" untuk sukses. Menginginkan dan memilih, sungguh dua kata dan terminologi yang mutlak berbeda. Ingin, bisa jadi sekadar kepengin, membayangkan, namun cenderung  tetap tinggal dalam angan-angan dan mimpi kosong. Sedangkan memilih, sudah melibatkan segenap komitmen, sikap, tekad, dan totalitas jiwa-raga untuk sukses.  Ekstrimnya, darah pun telah disiapkan untuk menghidupi sebuah pilihan.

            Kedua, adanya mindset yang salah dalam menjalani kehidupan ! Butir kedua ini akan dibahas lebih mendalam, sebab demikian banyak kesusahan, kesemwrawutan, dan kesimpang-siuran kehidupan berawal dari mindset yang salah ini. Baiklah, saya mulai dengan frase berikut :

             Hampir semua orang ingin kaya !

Perhatikan di sekeliling kita ! Di toko buku, di ruang seminar atau pelatihan, iklan, dan banyak lagi lainnya -  mata dan benak kita dijejali oleh kata serta terminologi "kaya, kaya, dan kaya". Artinya, ada sekian banyak buku, wacana, dan berbagai kegiatan lain yang mempromosikan, mengajarkan, mengkampanyekan "bagaimana kita menjadi kaya ?" Lebih konkretnya, semua cara dan metode menjadi kaya itu terkait langsung dengan "uang, uang dan uang !"

Ada yang lebih dahsyat lagi,  sebagian pihak malah  menjejali mata dan benak kita dengan "bagaimana menjadi kaya dengan cepat !". Dosakah menjadi kaya ? Salahkah mempunyai banyak uang dan harta ? Sama sekali tidak. Tapi sekian banyak kampanye tentang menjadi kaya dan segala sesuatu menyangkut kekayaan, bisa membuat kita misleading, disorientasi dalam menjalani kehidupan dan fungsi hidup kita.

Padahal, kalau bicara soal menjadi kaya (dengan cepat), ada isyarat dari Aidil Akbar Madjid (Chairman IAFRC-Indonesia, Senior Partner Pavillion Wealth Management) yang menyimpulkan soal ini dari buku Burton Malkiel - dari semua kiat yang diberikan - menjadi kaya itu cuma terangkum dalam dua kata : disiplin dan kesabaran (Kontan, No. 46, Tahun X, 21 Agustus 2006). 

Maka, kalau diperhatikan, setidaknya ada dua gejala besar dalam kehidupan masyarakat kita belakangan ini; a) Gejala dan gerakan yang gerah dari sebagian (bahkan mungkin mayoritas) masyarakat yang ingin (cepat)  kaya, dan b) Gejala masyarakat yang mengalami kekecewaan akibat keinginannya untuk menjadi kaya (dengan cepat) sulit terpenuhi. Para peserta seminar, pelatihan, atau mereka yang membaca buku-buku praktis menjadi kaya dan banyak uang - ketika harus mempraktekkannya dalam kehidupan nyata mereka masing-masing - justru sering kebingungan dan mengalami disorientasi.

Jadi dewasa ini, khususnya masyarakat di Indonesia - mengarah pada apa yang saya sebut sebagai "the disoriented society " - "masyarakat hilang arah". Parahnya, itu semua terjadi di tengah kehidupan yang semakin pengap dan susah. Kaya (dengan cepat) susah dicapai, mengalami kejenuhan, kebingungan, dan akhirnya demotivasi. Ketika itu terjadi, fungsi hidup keseharian mereka akhirnya malah amburadul.  Hidup dalam angan-angan, mimpi kosong - persis orang yang hidup dibuai fatamorgana dan ilusi obat psikotropika.

Untuk itu kita perlu menghayati terlebih dulu sebuah proses kehidupan yang telah berlangsung bukan hanya berabad-abad lamanya, namun abadi sifatnya. Seperti sungai mengalir dari hulu ke hilir dan akhirnya bermuara di samudra lepas. Seperti proses dari yang awal menuju akhir. Maka dalam kehidupan manusia sepanjang sejarah, ada sebuah proses yang bergerak dari "kondisi sejati" menuju "konsekuensi logis".

            Kondisi sejati adalah hulu, awal. Konsekuensi logis adalah hilir, akhir. Konsekuensi logis sekadar sebuah kondisi yang akan dan pasti terjadi, jika kita telah melakukan atau melaksanakan (kondisi) yang sejati. Contoh sederhana, jika kita "makan", maka kita akan dan pasti "kenyang". Bila kita "merampok", maka kita akan "masuk penjara". Keadaan kenyang dan masuk penjara inilah yang disebut sebagai konsekuensi logis.

Bagi seorang atlit, konsekuensi logisnya adalah hadiah, uang, ketenaran, atau piala kejuaraan. Ketika seseorang menjadi atlit atau "juara sejati", maka hadiah atau uang akan datang dengan sendirinya. Pelajar sejati, maka konsekuensi logisnya adalah peringkat, nilai baik, kelulusan, dan seterusnya. Maka yang perlu lebih dulu dikejar adalah bagaimana menjadi atlit, pelajar atau profesi lain apapun yang "sejati". Ketika kondisi sejati itu telah dicapai, maka segenap konsekuensi logis akan dan pasti datang dengan sendirinya.

Cuma celakanya, jaman dan masyarakat modern memutarbalikkan proses kehidupan abadi itu. Hampir setiap upaya kehidupan ditujukan lebih dulu untuk mengejar konsekuensi logis, bukan yang sejati. Di dunia olah raga -  pelatih, manajer, club, cenderung mendorong atlit untuk lebih dulu mengejar hadiah atau uang, bukannya mendorong atlitnya untuk lebih dulu menjadi atlit atau juara sejati.

Di dunia pendidikan - orang tua, guru bahkan sekolah serta perguruan tinggi, cenderung mendorong siswa dan mahasiswanya untuk lebih dulu mengejar nilai atau  kelulusan sebagai konsekuensi logis, bukannya menjadi pelajar sejati. Di dunia politik, para pemimpin negeri lebih memilih mengejar dulu konsekuensi logis, yakni kekuasaan - dibanding untuk memprioritaskan menjadi pemimpin sejati. 

Hampir semua dimensi kehidupan diperlakukan secara salah-kaprah seperti itu. Akibatnya, terjadi banyak disorientasi kehidupan. Demi semua konsekuensi logis, segala cara digunakan. Atlit melakukan doping, pelajar membeli soal ujian, joki, dan lainnya. Mental sudah rusak lebih dulu. Namun itulah ironi kehidupan, biasanya upaya-upaya semacam itu sangat digemari,  serba instan, melupakan yang sejati. 

Perlu ditegaskan lagi perbedaan antara "kesejatian" dengan "konsekuensi logis" ini. Kesejatian  wajib dikejar lebih dulu, dan "konsekuensi logis" - apapun bentuknya - akan datang mengiringi. Jangan dibalik, konsekuensi logis dikejar lebih dulu. Jika ini yang terjadi, maka berlakulah tuah "jemari menunjuk bulan" - bukan bulan yang kita pandang, melainkan jari jemari kita sendiri. Kita tak pernah melihat dan sampai ke bulan, sungguh sebuah kehilangan besar dalam sebuah kehidupan. 

Kerancuan menentukan "mana lebih dulu" :   kesejatian atau konsekuensi logis - hanya akan menimbulkan banyak "penderitaan, kekecewaan, keberhasilan sesaat, demotivated dan pecahnya kepribadian". Inilah yang dimaksud dengan membalik "proses kehidupan". Dan biasanya, di sinilah kita sering terjebak. Kita,  sadar atau tidak lebih suka mengejar lebih dulu berbagai konsekuensi logis.

Baiklah, jatuhkan segera pilihan Anda untuk : 1) sukses, 2) sukses, dan 3) sukses ! Selanjutnya, change your mindset : kejar dulu "kesejatian" hidup Anda, tak peduli siapa dan sebagai apa pun Anda saat ini. Jadilah lebih dulu manusia sejati, XO person ! Uang, kekayaan, nama besar, dan seterusnya hanyalah konsekuensi logis - yang akan datang dengan sendirinya. Jangan semua konsekuensi logis itu dulu yang dikejar. Ketika Anda sudah mampu merubah mindset, kehidupan Anda akan berubah drastis. So, be XO first and then you get rich ! Itu sudah pasti ! Pada kesempatan mendatang, saya akan berbagai tentang metode, kiat serta  teknik-teknik lebih konkret untuk menjadi XO person !



Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari Herry Tjahjono - Corporate Culture Therapist, Penulis buku

Be Xo First (then You Get Rich) !
Artikel Selanjutnya :
Fokus Pada Tujuan Yang Pasti (Artikel Tetap) - Senin, 17 Maret 2008
Suatu Malam Ketika Hatiku Sedih Sekali (Artikel Tetap) - Senin, 17 Maret 2008
Tidur Di Atas Kayu Bakar Dan Mencicipi Empedu (Artikel Tetap) - Senin, 17 Maret 2008
Work-life Balance (Artikel Tetap) - Senin, 17 Maret 2008
Nilainya Melebihi Satu Milyar Rupiah (Artikel Tetap) - Rabu, 19 Maret 2008
Baca juga artikel sebelumnya :
Sudah Saatnya (Artikel Tetap) - Jumat, 14 Maret 2008
Selimut Dalam Tidurku (Artikel Tetap) - Kamis, 13 Maret 2008
Begini Seharusnya Pelayanan Call Center (bagian 2 - Tamat) (Artikel Tetap) - Rabu, 12 Maret 2008
Faktor Luck Dalam Kesuksesan (Artikel Tetap) - Rabu, 12 Maret 2008
Buah Kelapa Yang Mematikan! (Artikel Tetap) - Selasa, 11 Maret 2008

Bagaimana menurut kalian?




SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

AW MOTIVATION QUOTES

TAMAN MOTIVASI

Jangan berpikir bagaimana membelanjakan uang yang sedikit, tapi berpikirlah bagaimana menghasilkan uang lebih banyak. Kenyataan hidup telah mengajarkan bahwa bukan peluang yang menciptakan impian, tapi impian Andalah yang menciptakan peluang.

Salam sukses, untuk Anda yang menciptakan peluang!!!

Pengirim: JASANAS PALEMBANG

TESTIMONIAL

salam sukses luar biasa ! saya merupakan salah satu penggemar berat p'AW, baru 1x sih mengikuti seminar, tapi beberapa kali mendengar ceramah langsung di Ekayana, and jg hampir tiap senin selalu nongkrongin Smart-FM, plus mengkoleksi buku-buku p'AW... salut, p'AW skr dah ada di kaskus... tambah mantap saja, dan jg tambah banyak orang yg akan membaca kata2 motivasi dari p'AW... maju terus pak !

Pengirim: Bodhi

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?