Fenomena Kuantum
Fisika kuantum
berkembang secara luar biasa pada abad ke-20. Perkembangan teknologi yang
begitu luar biasa saat ini terjadi karena perkembangan fisika kuantum. Televisi,
kulkas, handphone, radio, lampu neon, internet, dan semua alat elektronik yang
kita kenal sekarang, berkembang karena perkembangan fisika kuantum ini.
Dalam fisika
kuantum, kita mengenal prinsip ketidakpastian. Segala sesuatu tidak pasti
sampai kita mengalami sendiri (melakukan eksperimen dan melihat hasilnya). Tidak ada yang pasti di alam ini. Segala sesuatu mempunyai peluang. Bahkan
untuk suatu hal yang mustahil pun ada peluang.
Einstein
seorang ilmuwan yang menentang teori fisika kuantum pernah menanyakan pada
Niels Bohr (dan tokoh-tokoh fisika kuantum lain), jika segala sesuatu di alam
ini tidak pasti, apakah Tuhan ini sedang bermain dadu dengan alam semesta?
(menurut Einstein God does not play dice).
Tetapi bukti-bukti eksperimen menunjukkan teori fisika kuantum benar. Segala
sesuatu tidak pasti dan segala sesuatu mempunyai peluang.
Fenomena kuantum
ini cocok untuk mereka yang berada pada suasana dengan ketidakpastian tinggi. Seperti perusahaan yang
bermain dengan resiko, daerah-daerah konflik ataupun negara yang sedang dalam keadaan kalut akibat
perubahan suatu sistem.
Pemimpin yang bisa
bertahan dalam situasi yang penuh ketidakpastian ini adalah pemimpin yang
kreatif (punya ide-ide dan terobosan-terobosan baru), berani mengimplentasikan
pemikiran kreatifnya walau dengan resiko yang tinggi, berani spekulasi (bertindak)
tapi didukung dengan perhitungan yang baik, dan tegas.
Rusia ketika masa transisi mengalami
ketidakpastian yang sangat tinggi. Rubel sangat lemah, perekonomian amburadul,
percaya diri sebagai bangsa turun drastis. Tidak ada kepastian. Tiap orang
berusaha mencari keuntungannya sendiri. Putin dengan kepemimpinan yang kuat, tegas,
cermat, berspekulasi dan berani ambil resiko mampu mengembalikan Rusia menjadi
negara yang dihormati lagi dengan perekonomian yang lebih stabil.
Bersambung
....
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Prof. Yohanes Surya Ph.D Rektor Universitas Mulimedia Nusantara
|
 |
Model Kepemimpinan Menurut Fisika (bagian 1)
|
 |
Mestakung, The Secret Dan Kemerdekaan Indonesia
|
 |
Model Kepemimpinan Menurut Fisika (bagian 3)
|
 |
Model Kepemimpinan Menurut Fisika (bagian 4 Tamat)
|
 |
Model Kepemimpinan Menurut Fisika (bagian 2)
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Rahasia Sang Penakluk
(Artikel Tetap) -
Sabtu, 23 Februari 2008
|
 |
Jurus Menghibur Diri
(Artikel Tetap) -
Senin, 25 Februari 2008
|
 |
Sponge, Clean Or Dirty ?
(Artikel Tetap) -
Rabu, 27 Februari 2008
|
 |
Peramalan
(Artikel Tetap) -
Kamis, 28 Februari 2008
|
 |
Begini Seharusnya Pelayanan Call Center (bagian 1)
(Artikel Tetap) -
Jumat, 29 Februari 2008
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Evaluasi
(Artikel Tetap) -
Kamis, 21 Februari 2008
|
 |
Your Life Is Important
(Artikel Tetap) -
Rabu, 20 Februari 2008
|
 |
The Power Of Positive Attitude
(Artikel Tetap) -
Selasa, 19Februari 2008
|
 |
Model Kepemimpinan Menurut Fisika (bagian 2)
(Artikel Tetap) -
Selasa, 19Februari 2008
|
 |
Lidah Simon Cowell
(Artikel Tetap) -
Senin, 18 Februari 2008
|
|
|