Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.
Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM
Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.
Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.
Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.
Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.
Kamis, 20 September 2007, Dibaca : 18824 kali | Dicetak : 506 kali | Cetak artikel ini
Menurut seorang para tokoh ilmu jiwa, bahwa dalam pribadi seseorang
sangat dipengaruhi oleh dorongan-dorongan mendasar, diantaranya adalah
dorongan ingin berkuasa untuk pembentukan sebuah harga diri seseorang.
Jika dorongan ambisi ingin berkuasa dalam bentuk apapun selalu tertekan
atau terpendam maka akan timbul harga diri yang berkurang yaitu istilah
populernya Rendah diri atau Minder. Rasa rendah diri, tidak dalam kamus
orang yang kreatif, baik dalam bentuk pikiran atau dalam bentuk
tindakan, Tapi hal ini akan berakibat buruk bagi orang yang tidak bisa
berfikir kreatif apalagi tidak bisa berfikir sehat.
Perasaan rendah diri adalah bentuk sikap yang timbul dari perasaan
seseorang yang merasa dirinya serba kurang dari orang lain, dan
perasaan ini ditimbulkan oleh sifat-sifat negatif yang dimiliki
seseorang dan bisa juga terjadi karena perasaan terlalu kejam
menghakimi diri sendiri.
Bagi orang yang berfikir kreatif dan berfikir positif maka perasaan
rendah diri ini akan diolah, dijadikan semacam energi untuk
menghidupkan semangat juang yang tak kunjung padam untuk mengejar
kekurangan-kekurangannya. Ia akan bersemangat untuk mengejar sukses
dalam meraih cita-citanya untuk menutupi kekurangannya, yang mana bisa
berakibat menimbulkan perasaan rendah diri tersebut. Sikap ini sangat
berguna sekali bagi orang-orang tersebut karena apapun yang menjadi
kekurangannya dalam hal bersaing dengan orang lain pasti dia lebih giat
mencari tahu dengan belajar, membaca, ikut kursus dan sebagainya untuk
mencari sumber-sumber untuk menambah pengetahuannya.
Bagi orang yang selalu berfikir negatif dan tidak bisa berfikir
realistis atau berakal sehat, maka perasaan rendah diri yang sudah
terbentuk akan semakin berat menekan harga dirinya, Dan kalau perasaan
Rendah diri ini terus menerus tidak mendapat saluran, akan menimbulkan
rasa jengkel, baik pada diri sendiri atau pada orang lain dan lahirlah
sikap iri hati, dengki, apatis (tidak perdulian), rasa takut untuk
bertindak, benci terhadap lingkungannya (bersikap curiga). Dan yang
paling berbahaya suka menjadi orang yang sombong (sok) yaitu untuk
menutupi kekurangannya dia bisa bertindak sok tahu, sok berani, sok
ngatur, sok ngebos, sok jagoan dan sebagainya. Sehingga menimbulkan
juga kebencian dari lingkungannya sendiri, karena bisanya orang yang
dihinggapi perasaan rendah diri sering menjengkelkan lingkungannya
sendiri baik keluarga, teman, atau masyarakat pada umumnya.
Timbulnya Sikap Rendah diri,
Seperti telah dikemukakan diatas bahwa sikap rendah diri timbul karena
perasaan negatif yang timbul dari perasaan sendiri misalnya cacat
jasmani sehingga merasa tidak normal, tidak sama dengan orang lain,
bisa juga karena merasa tidak sepadan dengan teman-teman sepergaulan
karena pendidikan yang jauh lebih rendah dengan yang lainnya, atau
derajat kekayaan yang menjadi tolok ukurannya, maka lahirlah istilah
kaum Jetzet atau anak gedongan sebagai golongan orang kaya. Juga ada
anak bawang, bahkan anak singkong untuk golongan orang miskin.
Padahal,, jika kita banyak bertanya, menyelidiki, ternyata hampir semua
orang mempunyai perasaan rendah diri, tapi kadar penyakit rendah diri
ini berbeda satu dengan yang lain dan hasilnyapun akan jauh berberda
dari cara seseorang memeranginya. Maka Napoleon Bonaparte menasihati
demikian: "kalau
penyakit rendah diri hinggap pada anda, segeralah perangi sekuat tenaga
dengan hal-hal positif. Dan sadarilah bahwa tidak satupun mahluk
didunia ini yang sempurna. Seperti kata pepatah : tak ada gading yang
tak retak".
Penyanyi Elvi Sukaisi bilang : Biar jelek asal sombong. Tentu saja yang
dimaksud disini adalah berani menanggulangi kekurangan sehingga bisa
menunjukkan kelebihan diri yang positif yang mungkin orang lain tidak
mempunyainya.
Perlu disadari bahwa penyakit rendah diri itu betul-betul adalah
perasaan sendiri, yaitu takut tidak pantas, takut dipandang bodoh,
takut keliru, takut tidak ditanggapi, dan jadinya selalu menilai diri
sendiri kurang ini, kurang itu selalu serba salah dan jadi kuper
(Kurang Pergaulan), Kerena untuk bergaul diperlukan perasaan Percaya
Diri yang kuat.
Penulis mengingatkan akan film Oshin, film Jepang yang sangat populer
dimana dalam film tersebut menceritakan sesosok anak yang terlahir dari
keluarga miskin sampai-sampai melakoni hidup sebagai pembantu rumah
tangga yang harus mengasuh anak majikannya, tapi dia tidak diam dalam
nasib kemiskinannya, maka dalam perjalananan hidupnya selalu diisi
dengan pikiran-pikiran kreatif dimulai dari belajar menulis dan membaca
secara diam-diam (mencuri-curi kesempatan) sambil bekerja tekun
mengendong anak asuhannya, belajar memotong rambut secara tradisonal
maupun modern takala dia berangkat remaja dan sebagainya.
Maka Oshin menggambarkan perjuangan seorang anak miskin yang tidak
mengenal istilah rendah diri dan menjadikannya malas mengejar cita-cita
sehingga menjadikan diri semakin terpuruk dalam perasaan rendah diri,
karena semakin banyak kekurangan diri sendiri dibanding orang lain.
Perasaan orang yang berfikir kreatif positip akan selalu bersemangat
memperkecil kekurangannya dengan motto hidup: "Orang lain bisa, akupun pasti bisa ! kan sama-sama manusia sebagai mahluk ciptaan Tuhan"
Biasanya didalam diri orang yang merasa rendah diri, sering ditemukan
potensi yang luar biasa dilain bidang (pada suatu bidang tertentu).
Banyak orang yang menjadi jutawan dan terkenal karena berhasil
menguasai perasaan rendah dirinya.
Dr. William Neaston mengemukakan pendapatnya bahwa: "Banyak
orang berpendidikan hebat justru tidak pernah melahirkan ide hebat yang
baru atau daya cipta yang baik, sebaliknya orang tertentu yang hanya
tamatan sekolah dasar atau sekolah lanjutan atas saja mampu mencapai
hasil gemilang, karena daya kreatifitasnya yang tak ternilai". Mereka percaya pada kemampuan diri sendiri dan penuh daya upaya yang aktif.
Suatu saat anda akan mengerti, bahwa anda adalah asset terbesar dalam dunia. karena otak anda sama dengan otak manusia lain. berfikir dan berjiwa besarlah.... karena persepsi dalam fikiran anda tentang diri anda, akan menentukan arah jalan kemana anda akan melangkah..... SALAM DAHSYAT
SALAM LUUAAAAAR BIASAAAA.....! Saya terkesan sekali dengan tulisan dan artikel2 yang ditulis oleh Pak Andrie Wongso, mudah dipahami dan dimengerti, tetapi untuk penerapannya memang susah sekali dan perlu waktu yang tidak sedikit. Akan tetapi, jangan mudah menyerah, dan terus belajar.....! Terima kasih P Andrie, semoga P Andrie tidak bosan2 untuk terus berkarya, bagi kemajuan kita, bangsa indonesia..... SUKSES, dan Salam Luaaaaar Biasaaaa....!!!!
Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!
Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
Audio
Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
Widget
Greeting Card
Wallpaper
Bookmark
Poster
Photo Frame
Kalender
Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.
Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?