Saat hari kemerdekaan Republik Indonesia diperingati, bocah Esta yang kini baru duduk di bangku SMP kelas 1, sering bingung. Bocah tersebut merasa bingung karena membaca slogan yang panjang, yang berisi kiprah mengisi kemerdekaan. Lantas dengan cara apa saya harus mengisi kemerdekaan ini ? kata Esta di dalam hati.
Di saat bocah itu lagi kebingungan, di rumahnya kedatangan tamu, Eyang Rusydi, kakeknya sendiri yang selama ini tinggal di kota lain. Bocah ini lantas bertanya kepada kakek, tentang makna mengisi kemerdekaan. Dengan sikap arif, kakeknya menjawab bahwa bagi bocah usia sekolah: belajar tekun dengan sepenuh hati, itulah cara mengisi kemerdekaan. Sedangkan bagi mereka yang sudah dewasa, bekerja membanting tulang dengan sepenuh hati, itulah cara yang paling tepat untuk mengisi kemerdekaan.
Pembaca sekalian, seringkali makna mengisi kemerdekaan negara kita, memang ditulis dalam slogan yang panjang dan sulit dipahami. Padahal mengisi kemerdekaan, adalah hal yang amat sederhana tapi sekaligus sangat vital. Jika kita seorang pelajar atau mahasiswa, maka belajar secara maksimal agar meraih hasil terbaik, itulah bukti bahwa kita sudah mengisi kemerdekaan. Jika suatu saat kita gagal berprestasi dalam belajar, misalnya gagal naik kelas atau tidak lulus dalam ujian akhir, kita tidak boleh berputus asa. Tidak naik kelas atau tidak lulus ujian, hakikatnya bukan gagal tapi kita diminta lebih banyak belajar.
Bangkit dan belajarlah lebih keras lagi tanpa kenal putus asa, niscaya kesuksesan akan diraih di masa mendatang. Orang cerdas, bukanlah mereka yang tidak pernah gagal sama sekali dalam mencari ilmu. Orang cerdas adalah mereka yang kendati pernah gagal, namun belajar lebih keras lagi, sehingga mencapai prestasi terbaik. Sedangkan bagi mereka yang sudah dewasa, bekerja keras tanpa kenal menyerah, itu bukti bahwa kita sudah mengisi kemerdekaan. Apapun pekerjaan kita, mulai presiden direktur hingga tukang cukur, asal itu dikerjakan dengan serius dan sungguh-sungguh, berarti kita sudah mengisi kemerdekaan. Apapun yang kita kerjakan, asal bermanfaat bagi diri dan keluarga kita, bermanfaat bagi warga di sekitar kita, dan bermanfaat bagi perkembangan bangsa, berarti kita sudah turut andil mengisi kemerdekaan.
Dirgahayu Republik Indonesia, mari kita isi kemerdekaan ini dengan kerja keras dan pantang menyerah. Apapun profesi kita, cintailah profesi tersebut dengan sepenuh hati. Jika kita cinta penuh pada profesi yang sedang ditekuni, maka profesi tersebut juga akan mencintai kita dengan memberi imbalan finansial yang maksimal. Jangan setengah-setengah dalam menjalani profesi. Tidak ada kesuksesan dalam hidup, yang tidak ditempuh dengan kerja keras. Tidak ada orang yang berhasil dalam hidup, jika hanya berpangku tangan. Semua kesuksesan pasti diawali dengan kerja keras dan kerja cerdas
Demikian pula pahlawan kita di masa lalu, saat memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Para pahlawan kerja keras tanpa kenal lelah, bertekat baja tanpa kenal menyerah, sehingga akhirnya tercapailah kemerdekaan RI yang dicita-citakan bersama. Tanpa kerja keras para pahlawan, niscaya kemerdekaan hanya akan jadi angan-angan. Semangat pantang menyerah para pahlawan inilah, yang perlu kita transfer ke jati diri kita segenap bangsa Indoensia. “Merdeka berarti kerja keras untuk mencapai sukses”.
Salam Sukses Luar Biasa. Merdeka.
(Muhammad Zen, Malang Jawa Timur)
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari MUHAMMAD ZEN
|
 |
Mengisi Kemerdekaan Dengan Kerja Keras
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Rendah Hati, Bukan Rendah Diri Lho!
(Artikel Anda) -
Kamis, 20 September 2007
|
 |
My Spirit - Rumus S U K S E S
(Artikel Anda) -
Senin, 24 September 2007
|
 |
Percaya Diri? Arogan? Minder ?
(Artikel Anda) -
Selasa, 25 September 2007
|
 |
Goal Praying, Membangun Sukses Dari Dalam Hati
(Artikel Anda) -
Jumat, 28 September 2007
|
 |
Kemauan Vs Kemampuan
(Artikel Anda) -
Senin, 01 Oktober 2007
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Saatnya Memerdekaan Dna Kesuksesan Anda
(Artikel Anda) -
Senin, 10 September 2007
|
 |
Lawan Adalah Kawan Kita
(Artikel Anda) -
Jumat, 07 September 2007
|
 |
Berteman Dengan Stres
(Artikel Anda) -
Selasa, 04 September 2007
|
 |
Kehidupan Adalah Soal Sikap
(Artikel Anda) -
Kamis, 23 Agustus 2007
|
 |
Pentingnya Sikap Dan Berfikir Positif
(Artikel Anda) -
Rabu, 15 Agustus 2007
|
|
|