Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

Super Salesman: You are the Most Important Product to Sell

Penulis : Mukti Wibawa
Senin, 22 Maret 2010, Dibaca : 13311 kali | Dicetak : 256 kali | Cetak artikel ini



"Mengapa banyak salesman gagal menjual? Mengapa salesman banyak yang tidak bisa mencapai target?" Itulah pertanyaan yang sering ditanyakan para profesional sales peserta seminar saya. Jawaban saya amat sederhana, yaitu karena kebanyakan salesman tidak tahu produk yang dijualnya.

"Masak iya?" Tanya peserta sampai penasaran atau mungkin juga kurang bisa menerima penjelasan saya. "Product knowledge sudah 100% dikuasai dan sudah diberikan pelatihan keterampilan menjual yang tepat, dan sudah diberikan pengarahan di lapangan oleh para supervisor-nya. Tapi hasilnya tetap saja gagal. Mengapa, Pak?"

Mindset, Action, Result.

Pola pikir (mindset) atau paradigma yang kita miliki akan menentukan perbuatan (action) yang kita lakukan. Perbuatan pada akhirnya akan menentukan hasil (result) yang akan kita capai. Model mindset-action-result ini akan selalu berulang dalam hidup kita, baik sebagai profesional ataupun pelaku bisnis umumnya. Urutan ini belum banyak diketahui para salesman.

Bila seorang sales asuransi menganggap bahwa jualan asuransi jiwa itu susah, cari prospeknya juga susah (mindset), lalu setiap orang baru yang ditemui dianggapnya sebagai prospek dan dia menjelaskan soal asuransi jiwa itu dengan tabel berisi angka-angka premi/ nilai tunai/ nilai tunai dijamin dsb (action), maka hasilnya tidak akan jauh berbeda dengan rata-rata salesman asuransi lainnya (result). Menurut saya, inilah cara menjual asuransi jiwa yang paling membosankan karena salesman berusaha membuat prospek tertarik asuransi dengan memberikan perhitungan-perhitungan rasional yang rumit.

Sebaliknya bila seorang salesman asuransi menganggap bahwa menjual asuransi jiwa itu mudah asal bisa menemukan prospek yang tepat dan bisa menjelaskan manfaat asuransi dengan benar (mindset), selanjutnya dia akan hati-hati mencari prospek yang tepat dan menjelaskan manfaat asuransi dengan cara yang sederhana (action), maka hasilnya pasti berbeda dengan salesman biasa (result).

Dalam sebuah komunitas, saya pernah bertemu dengan seorang salesman asuransi jiwa (seorang ibu) yang melakukan presentasi dengan cara yang menurut saya luar biasa. Dia membuka presentasinya dengan kisah hidupnya sendiri yang terpaksa bekerja lagi karena suaminya sudah meninggal dan kedua anaknya masih sekolah SD & SMP. Sepeninggal suaminya, dia harus mengurangi kualitas dan fasilitas hidupnya termasuk memindahkan sekolah anaknya dari sekolah favorit ke sekolah negeri, pakai mobil lawas, menjual rumahnya dan pindah ke pinggiran Jakarta; hanya supaya pengeluaran keluarga bisa pas dengan pemasukannya sebagai single parent. Kemudian dia menunjukkan cash flow keluarga saat suaminya masih hidup (double income) masih positif dan bisa menabung. Sedangkan saat dia sebagai single parent, cash flow-nya jadi negatif, lama kelamaan tabungannya jadi habis.

Dia menutup presentasinya dengan sebuah wisdom: "Dulu saya terlambat membeli asuransi jiwa." Bila tabungan dulu digunakan untuk membeli asuransi jiwa, hasilnya akan berbeda. Lalu dia menunjukkan cash flow fiktif; setelah suaminya meninggal, ada cash-in-flow Rp 1 miliar dari asuransi. Rp 1 miliar itu sebagian dimasukkan deposito, sebagian reksadana, sebagian obligasi, maka setiap bulan akan ada cash-in-flow baru yang membuat hidupnya bisa tetap balance. Tidak perlu jual rumah, jual mobil, dan pindah sekolah anaknya.

Peserta di situ terpana dan terharu mendengar cerita pengalaman salesman ini, sebagian matanya berkaca-kaca dan ada ibu-ibu yang mulai menitikkan air mata. Cara berjualan yang luar biasa karena yang dia sentuh adalah dimensi emosional, bukan dimensi rasional seperti sales asuransi umumnya. Dua puluh peserta yang hadir semuanya closed, termasuk saya. Saya sangat menghargai cara menjualnya yang sangat menyentuh itu.

Apa yang membedakan salesman asuransi gagal dengan super salesman asuransi seperti di atas? Jawabya singkat: mindset! Ya, mindset kedua salesman di atas berbeda.

Salesman gagal menjual produk asuransi. Super salesman menjual dirinya sendiri sebagai solusi!
You are the most important product to sell.

Guru marketing saya di Markplus, Hermawan Kartajaya, juga pernah menjelaskan soal ini. Salesman harus punya passion pada profesinya sebelum dia bisa handal menjual. Passion itu bukan uang, bukan reward, bukan fasilitas, bukan pula jabatan. Passion adalah kecintaan pada profesi yang memberikan semangat kerja setiap hari.

Jadi bila saat ini Anda masih berpikir bahwa salesman itu bertugas menjual produk supaya laku, Anda pasti keliru. Salesman itu menjual solusi yang dibutuhkan prospek. Sebelumnya, salesman itu harus mahir dulu menjual dirinya sendiri! Mengapa? Karena sebelum prospek itu membeli produk Anda, prospek itu harus bisa "membeli diri Anda" terlebih dahulu, yaitu: menyukai Anda, memperhatikan Anda, memahami Anda, dan akhirnya mempercayai Anda. Anda adalah produk yang dicari prospek. Selamat mencoba paradigma baru ini.

 

Mukti Wibawa
[Marketing Consultant]



Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari Mukti Wibawa

Orang Sukses Juga Perlu Role Model
Nilai Sebuah Kejujuran
Pray That was Easy
Belajar Mengendalikan Pikiran
Eternal Flame (Api Abadi)
Artikel Selanjutnya :
Mengubah Dunia Dengan Jari Anda (Artikel Anda) - Jumat, 26 Maret 2010
Sinar Matahari Dan Awan Gelap (Artikel Anda) - Minggu, 28 Maret 2010
Sales Superstar: Kompetisi Pedagang Lontong Sayur (Artikel Anda) - Jumat, 09 April 2010
Kena Deh..! (Artikel Anda) - Senin, 12 April 2010
Hari Ini Menentukan Hari Esok Anda (Artikel Anda) - Kamis, 15 April 2010
Baca juga artikel sebelumnya :
Nikmatilah Hari Ini (Artikel Anda) - Kamis, 18 Maret 2010
Merencanakan Tujuan Hidup (Artikel Anda) - Rabu, 17 Maret 2010
Kekhawatiran (Artikel Anda) - Senin, 15 Maret 2010
Re: Internet Membantu Kita (Artikel Anda) - Senin, 15 Maret 2010
Tak Ada Menara Kokoh Yang Dibangun Dalam Satu Malam (Artikel Anda) - Jumat, 12 Maret 2010

Bagaimana menurut kalian?




SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

TAMAN MOTIVASI

GAGAL bukanlah akhir dari suatu usaha, tapi GAGAL adalah AWAL untuk BANGKIT kembali MERAIH KESUKSESAN, karena SUKSES adalah HAK KITA, HAK ANDA dan HAK KITA SEMUA...SALAM LUAR BIASA!!!!!

Pengirim: M Nasruddin Kadir Anas

TESTIMONIAL

Terima kasih pak Andrie. Dari cerita masa lalu anda itu, saya bisa dapatkan suatu motivasi yg besar.

sedikit tentang saya, saya itu anak satu2nya. pas saya umur 5 tahun, kedua orang tua saya bercerai. jadi saya tdk punya sosok seorang ayah yg sebenarnya bisa meningkatkan moral saya. karena itu saya jadi anak yg tdk mau nurut dengan ibu saya. dengan mendengar cerita pak Andrie yg tentang masa kecilnya ibu pak Andrie jualan kue. saya jadi ingat dengan ibu saya yang dari saya umur 5 tahun bahkan sampai sekarang telah susah payah membanting tulang demi saya. dia berjualan nasi setiap pagi. pernah sekali saya pulang jam 4 pagi, saya melihat ibu saya sudah mulai memasak.. saya mau membantu malah tidak boleh. katanya "udah tidur aja!! besok ga bisa bangun lagi." pada saat itu saya mengangap itu biasa-biasa saja..tapi pas pak Andrie cerita, memory saya mulai mengingat lagi tentang kejadian itu. saya sedih sekali. untung saya bisa menahannya di situ.

yg pasti terima kasih banyak pak. saya jadi termotivasi untuk semangat lagi kuliah. demi orangtua saya yang ga pernah nyerah membiayai saya.

Pengirim: Ferco

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?