Jika ditanya, apa yang Anda inginkan, tentu saja Anda menginginkan banyak hal, mulai dari kebutuhan dasar sampai keinginan untuk kesenangan atau kebahagiaan. Sebagian keinginan mungkin sudah terpenuhi, tetapi masih banyak yang belum dicapai.
Saat kita bermaksud akan bertindak mencapai tujuan tersebut, sering terhalang oleh suatu "benteng", yang seakan-akan tidak bisa dilalui atau dirobohkan, sehingga keinginan tinggalah impian, khayalan, atau lamunan belaka. Kita sering mengurungkan langkah kita yang sudah mulai melangkah, bahkan tidak sempat melangkah karena baru di kepala saja.
Melupakan tujuan salah satu jalan yang sering diambil oleh kebanyakan orang. Konon, "Untuk bahagia, berharaplah lebih sedikit." Yang jadi pertanyaan adalah bagaimana jika ada orang lain ternyata mampu mencapai keinginan yang sama atau lebih baik dari keinginan kita. Akan kita merasakan suatu perasaan yang enak? Ataukah kita tersenyum dengan mengatakan bahwa itu sudah rezeki dia atau bukan rezeki kita. Padahal kita tidak sedikit pun mengusahakannya.
Setiap orang punya tembok atau benteng penghalang seperti Anda! Tetapi kenapa sebagian orang berhasil melaluinya sementara sebagian -- termasuk Anda -- tidak mencapainya? Yang menjadi perbedaan adalah orang yang berhasil adalah mereka yang mampu merobohkan "benteng" yang menghalangi tujuan mereka. Bahkan tidak sedikit hasil yang mereka capai begitu mengagumkan (hal ini menggambarkan benteng yang menghalanginya pun sangat tinggi).
Anda tahu, "benteng" Anda untuk mendapatkan sebuah rumah impian tidak setinggi "benteng" Bill Gates yang mengejar ratusan juta dollar AS. Tetapi kenapa dia bisa melalui benteng penghalangnya, sedangkan Anda tidak?
"Meriam" yang bisa Anda gunakan untuk menghancurkan benteng tujuan adalah "pertanyaan-pertanyaan". Tanyakanlah pada diri sendiri, berbagai persepsi dan asumsi Anda saat ini. Bandingkan dengan berbagai asumsi dan persepsi orang lain, kenapa berbeda dan di mana perbedaannya. Terutama, bandingkan dengan persepsi orang yang telah berhasil dan mempunyai keberanian untuk bertindak menghancurkan tembok penghalangnya.
Jangan terpaku dengan asumsi dan persepsi sendiri, karena bisa salah. Cobalah mulai membuka pikiran Anda terhadap pikiran orang lain, tentu saja dengan filter nilai-nilai yang Anda anut. Tanyakanlah pertanyaan-pertanyaan ini terhadap persepsi Anda, kenapa, bagaimana cara mengatasinya, dan adakah alternatif lain?
Semoga tulisan ini menjadi langkah awal dalam membangkitkan semangat anda demi merobohkan benteng penghalang yang selama ini menghambat langkah Anda menuju impian Anda.
Wallahu A'lam Bishowab.
______________________
Muhammad Nur adalah Alumnus Ponpes Ar-Raudhatul Hasanah, Medan, Sumatra Utara. Kini, ia dalam masa pengabdian di Ma'had selaku Guru B. Inggris dan staf pengasuhan santri. Gemar dalam kepenulisan, diskusi, maupun kegiatan ekstrakurikuler di ponpes. Sedang mendalami dunia kepenulisan dan motivasi. Bagi anda yang ingin melihat tulisan-tulisannya dapat berkungjung di http://elahmady.blogspot.com.
Ia dapat dihubungi via e-mail di
- Muhammad.nur609@yahoo.co.id / muhammad.nur1809@hotmail.com ATAU HP: 081396856500.
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Muhammad Nur
|
 |
Merobohkan Benteng Penghalang Impian
|
 |
Pantang Menyerah
|
 |
Merencanakan Tujuan Hidup
|
 |
Bukan Sekadar Mimpi
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Antara Sukses Dan Tindakan
(Artikel Anda) -
Senin, 21 Desember 2009
|
 |
Bekerja Kompetitif Adalah Kinerja Yang Luar Biasa!
(Artikel Anda) -
Rabu, 06 Januari 2010
|
 |
Hidup Bukanlah Sandiwara
(Artikel Anda) -
Selasa, 12 Januari 2010
|
 |
Kerja Keras
(Artikel Anda) -
Jumat, 15 Januari 2010
|
 |
Kita Adalah Arsitek Masa Depan Kita Sendiri
(Artikel Anda) -
Jumat, 15 Januari 2010
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Menikmati Permasalahan Hidup
(Artikel Anda) -
Selasa, 15 Desember 2009
|
 |
Kelahiran Dan Kematian, Mau Menangis Atau Tertawa?
(Artikel Anda) -
Kamis, 10 Desember 2009
|
 |
Cinta Sejati Tidak Perlu Alasan
(Artikel Anda) -
Senin, 07 Desember 2009
|
 |
Pantang Menyerah
(Artikel Anda) -
Jumat, 04 Desember 2009
|
 |
Menggambar Cita - Cita
(Artikel Anda) -
Kamis, 03 Desember 2009
|
|
|