Krisis adalah sebuah fenomena yang sangat ditakuti setiap orang karena efek domino yang ditimbulkannya. Apakah krisis hanya terjadi pada tahun - tahun tertentu ? Dalam skala kecil, krisis terjadi setiap hari, namun mengapa kita tidak memperhatikannya ? Krisis bisa terjadi pada diri kita, tetangga kita, sanak saudara kita, rekan bisnis kita. Namun kenapa kita tidak merasakan gelombang echonya ?
Henry Kissinger, seorang diplomat dan pelajar Amerika kelahiran German mengatakan " There cannot be crisis next week. My schedule is full".
Apa maksud Beliau mengutarakan pernyataan tersebut ? Ketika kita mempersiapkan schedule, artinya kita mempersiapkan aktivitas kita sehari - hari, sehingga kita bisa memperkecil sebuah resiko yang bernama time wasting. Time tidak pernah menunggu manusia, Time tidak pernah memperlihatkan keprihatinannya terhadap persoalan yang kita hadapi. Namun ketika kita tidak bisa mengubah arah angin, yang bisa kita ubah adalah layar kita.
Life is full of choices. Setiap saat kita dihadapkan pada pengambilan keputusan - keputusan yang mungkin mempengaruhi kondisi - kondisi kita di masa yang akan datang. Namun masa yang akan datang hanyalah sebuat misteri dan hari ini adalah sebuah hadiah. Oleh sebab itu kita harus bijak menggunakan hadiah ini sebaik - baiknya. Ada dua hal yang bisa kita pilih dalam menjalani hidup ini yaitu fight (berjuang) dan flight (lari dari masalah)
Ada beberapa langkah yang bisa kita jalankan antara lain :
1. FAITH
Kita harus yakin bahwa krisis hanya lah sebuah gelombang air yang bisa pasang dan bisa surut. Badai pasti berlalu begitu keyakinan seorang pelaut. Begitu juga krisis pasti berlalu cepat atau lambat.
Kita harus yakin kepada kekuatan diri kita. Karena manusia adalah makhluk yang anugerahkan Tuhan dengan akal dan budi. Suka atau tidak suka, krisis ekonomi adalah fenomena yang diakibatkan oleh manusia. Oleh karena itu dengan akal manusia jugalah kita harus bisa melalui krisis ini. Henry Ford menyatakan, ketika Anda berpikir bisa maka Anda benar, namun ketika Anda berpikir tidak bisa, Anda juga benar. Semua berpulang kepada keputusan Anda.
Keyakinan positif dan realistis, yang kita tanamkan dalam diri kita akan menjadi karakter dan attitude kita dalam menghadapi segala persoalan kehidupan, khususnya kemelut ekonomi yang sedang kita hadapi saat ini.
2. FIGHT
Sikap yang harus tetap kita miliki pada masa krisis ini adalah tetap semangat dan tetap berjuang. Namun kita harus memperhitungkan setiap langkah perjuangan kita sehingga kita bisa mempersiapkan diri menghadapai segala rintangan dan resiko. Dalam dunia pemasaran, ada yang namannya Need and Want, secara individu kita juga harus memperhatikan kedua hal tersebut. Kemampuan kita untuk mengolah Need and Want membuat diri kita berada dititik equilibrium, keseimbangan antara ekstrim foya-foya dan kikir. Tidak semua yang kita inginkan, merupakan kebutuhan kita.
Lalu apa yang harus kita lakukan, setelah semua perencanaan, kita tetap menghadapi persoalan. Persoalan adalah bagian hidup manusia yang sulit untuk dihindari, namun bisa kita hadapi dengan bijaksana. Sebagai seorang petinju, ketika Anda jatuh, yang Anda lakukan adalah bangkit kembali, berdiri kembali. Anda dinyatakan kalah ketika Anda merasakan kenyamanan untuk tetap terbaring di atas kanvas. Ketika kita sering membiarkan diri kita nyaman diatas kekalahan, berbagai alasan dan mencari kambing hitam atas apa yang kita alami, seiring berjalannya waktu kita akan menjadi pecundang.
Bapak/Ibu yang berbahagia, tanamkan karakter Daruma dalam diri Anda, ketika daruma jatuh, dia akan bangkit kembali, tidak peduli seberapa kali kita jatuh, yang harus kita ingat adalah BANGKIT/BERDIRI KEMBALI
3. GRATEFUL
Apa yang kita hadapi ini bukanlah sebuah cobaan, namun sebuah pelajaran kehidupan yang akan membuat sikap kita lebih mantap di masa yang akan datang. Menjadikan kita lebih percaya diri. Setelah semua perjuangan yang kita lakukan, tetaplah bersyukur dengan apa yang telah kita miliki. Dengan begitu kita akan bekerja dengan bahagia dan hidup bahagia.
Dalam aksara Cina, kata "Wei Ji" dibentuk oleh dua karakter yaitu Bahaya (Wei Xien) dan Kesempatan (Ji Hui). Keputusan ada di tangan Anda. Salam sukses untuk kita. Terima kasih.
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Johny Sia
|
 |
Rumah Yang Indah Dan Kokoh
|
 |
Pathway To Success - Bagian 3
|
 |
Pathway To Succes (part 1)
|
 |
Pathway To Success - Bagian 5
|
 |
Never Give In Attitude
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Kepemimpinan Sejati
(Artikel Anda) -
Sabtu, 28 Februari 2009
|
 |
Mengalahkan Rasa Takut
(Artikel Anda) -
Senin, 02 Maret 2009
|
 |
Profesi Yang Mahadahsyat
(Artikel Anda) -
Rabu, 04 Maret 2009
|
 |
Berani Berubah Berani Belajar
(Artikel Anda) -
Kamis, 05 Maret 2009
|
 |
Hargai Hidup! Maka Anda Akan Sukses
(Artikel Anda) -
Senin, 09 Maret 2009
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Manusia Itu Luar Biasa
(Artikel Anda) -
Kamis, 26 Februari 2009
|
 |
Memaksimalkan Kesempatan Pertama
(Artikel Anda) -
Rabu, 25 Februari 2009
|
 |
Strong Capsule For Super Family
(Artikel Anda) -
Selasa, 24Februari 2009
|
 |
Mengalahkan Monster Hambatan Menulis
(Artikel Anda) -
Senin, 23 Februari 2009
|
 |
Excellent By Being Present
(Artikel Anda) -
Minggu, 22 Februari 2009
|
|
|