Hijau Belum Tentu Baik
Dikisahkan pada zaman dahulu di Mesir hidup seorang raja. Sang raja mengalami masalah sakit mata, ditambah lagi usia yang semakin senja, penglihatan sang raja mulai terganggu dan mulai rabun tua. Untuk mengurangi sakit matanya, sang raja memerintahkan pengawal istana untuk segera memanggil tabib istana. Ketika sang tabib tiba, sang raja menyampaikan penderitaan sakit matanya kepada tabib sakti yang selama ini terkenal manjur pengobatannya.
Sang Raja berkata ; “Tabib sakti.., ada masalah apa dengan sakit mata ku ini, bisakah engkau sembuhkan?”. (Tabib) : “Dari hasil DIAGNOSA ku Yang Mulia hanya mengalami sakit mata biasa, dan masih dapat disembuhkan, dengan satu syarat, Yang Mulia harus menjalankan terapi penyembuhannya”. Mendengar itu, sang raja merasa bahagia : “Cepat katakan syaratnya hai tabib” !!! “Baginda harus makan obat yang saya beri dan yang lebih penting baginda harus melihat yang hijau-hijau setiap hari, karena warna hijau sangat baik bagi kesembuhan mata baginda.
Di Mesir pada saat itu musim panas berkepanjangan. Yang kelihatan dari dekat sampai kejauhan hanyalah gurun pasir yang tandus dan sedikit pohon kaptus, itu pun berwarna hijau kecoklatan. Sungguh tidak mudah menemukan tanaman hijau dan segar. Namun.., Sang Raja ingin cepat sembuh. Sang Raja memerintahkan penghuni istana untuk menghijaukan dinding dan lantai istana dengan cat dan bahan pewarna hijau. Seketika se-isi istana berwarna hijau. Raja merubah penampilan alam disekitarnya menjadi tidak menarik lagi, yang ada hanyalah warna hijau.
Ketika.., seorang Guru Spiritual Raja datang ke istana. Sang raja kelihatan murung dan mengungkapkan keluhannya. Dirinya dan seluruh penghuni istana, mulai merasa bosan dengan keadaan istana yang hanya berwarna hijau. Selain itu.., Sang Raja sendiri mulai merasa tertekan sehingga penyakitnya tidak kunjung sembuh karena stress. Kehidupan istana sudah tidak cerah, tidak bervariasi dan memburuk.
Lalu Guru Spritual berkata : “Baginda.., “Bila Baginda hendak melihat warna hijau dimana-mana tanpa mengubah yang sudah ada, apakah tidak lebih baik Baginda menggunakan kaca mata berwarna hijau saja”.
Raja sangat terkejut bukan main dengan jawaban satu ini !! “Karena dorongan keinginan diri sendiri, Baginda mengubah keadaan diluar diri Baginda. Ternyata selain belum tentu baik untuk diri Baginda, juga belum tentu cocok untuk penghuni istana.
Masalah sesungguhnya akan menjadi lebih ringan bila Baginda mencoba mengatasi setiap masalah DENGAN CARA YANG BIJAKSANA DAN JITU yaitu dengan memakai kaca mata hijau yang benar dan sesuai ukuran Baginda. Baginda akan merasa bahagia, karena selain APA YANG BAGINDA INGINKAN TERCAPAI, keadaan istana juga damai dan tidak menjadi rusak seperti asal mulanya yang indah dan bervariasi warna”.
Perenungan : Menuntut segala sesuatu yang ada diluar diri kita berubah sesuai dengan apa yang kita kehendaki sering kali memunculkan biaya tinggi. Tetapi merubah cara pandang diri kita terhadap kondisi disekeliling tentu biayanya jauh lebih murah dan bisa dilakukan kapan saja sesuai dengan kehendak kita.
Cara kedua tentu akan membantu kita dalam mencapai pencerahan mental spritual kita. Maka :“RUBAHLAH CARA BERPIKIR DAN CARA MEMANDANG ANDA DAN PERHATIKAN KEAJAIBAN AKAN TERJADI PADA DIRI ANDA".
Inspirator adalah Mahasiswa Doctoral Ilmu Hukum dan bertempat tinggal di Medan
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari SUTRISNO SH MKn
|
 |
Tujuh Hari Dalam Kebijaksanaan (hari Ketiga)
|
 |
Five Days Food For The Heart (hari - 2)
|
 |
Five Days Food For The Heart (hari - 3)
|
 |
Tujuh Hari Dalam Kebijaksanaan (hari Kedua)
|
 |
Tujuh Hari Dalam Kebijaksanaan (hari Ketujuh)
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
9 Cara Jitu Memancing Ide Menulis
(Artikel Anda) -
Senin, 26 Januari 2009
|
 |
Perencanaan Vs Implementasi
(Artikel Anda) -
Selasa, 27 Januari 2009
|
 |
Rahasia Tetap Bersemangat Di Saat-saat Sulit
(Artikel Anda) -
Rabu, 28 Januari 2009
|
 |
The Leadership Of Barack Obama
(Artikel Anda) -
Jumat, 30 Januari 2009
|
 |
Malaikat Berhati Permata
(Artikel Anda) -
Sabtu, 31 Januari 2009
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Semakin Banyak Memberi Semakin Banyak Menerima
(Artikel Anda) -
Sabtu, 24 Januari 2009
|
 |
Food For The Heart 1
(Artikel Anda) -
Kamis, 22 Januari 2009
|
 |
Sopir Bajaj
(Artikel Anda) -
Rabu, 21 Januari 2009
|
 |
Meja Kerja, Pekerjaan Dan Keluarga
(Artikel Anda) -
Minggu, 18 Januari 2009
|
 |
5 Kecerdasan Meraih Sukses
(Artikel Anda) -
Jumat, 16 Januari 2009
|
|
|