Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

Kegagalan Dan Kesuksesan Adalah Konsekuensi Pikiran

Penulis : Lianny Hendranata
Selasa, 04 November 2008, Dibaca : 4985 kali | Dicetak : 232 kali | Cetak artikel ini



Banyaknya harta yang kita miliki, tidak pernah membuat kita merasa cukup menjadi "kaya" dalam arti yang sesungguhnya. Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang "kaya".

Orang yang "kaya" bukanlah orang yang memiliki harta benda banyak, tetapi orang yang dapat menikmati apa pun yang dimiliki tanpa merasa terikat pada kepemilikan barang-barang itu!

Orang tersebut, akan sadar sepenuhnya bahwa dia datang ke dunia hanya dibekali satu nyawa (jiwa). Nah, dia harus merasa memiliki nyawa itu, dan harus merawat serta bertanggung jawab dalam kehidupannya. Dengan nyawa itu pulalah, seseorang harus hidup bahagia, di mana pun dia berada, dan dalam kondisi apa pun.

Kunci kebahagiaan adalah bersyukur! Mensyukuri apa yang kita dapat itu penting. Termasuk hanya punya satu nyawa untuk bisa hidup di alam ini. Kebahagiaan itu bisa dibuat dengan tidak meminta apa pun kepada orang lain, tetapi berikan apa yang bisa diberikan kepada orang lain agar bahagia.

Betapa sering kita memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan sehingga membuat kita menjalani hidup dengan segala rasa kurang puas. Kita tidak pernah memfokuskan diri pada apa yang kita miliki dan memberdayakan seoptimal mungkin apa yang ada dan apa terjadi pada kita. Jika kita tetap berfokus pada keinginan, hidup pun terasa menjadi sengsara karena selalu merasa kurang puas dengan apa yang sudah dimiliki atau yang terjadi.

Kita dapat mengubah perasaan itu dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling, pikirkan yang dimiliki, dan syukurilah. Karena itu, Anda akan merasakan nikmatnya hidup ini dengan segala yang terjadi pada diri kita. Siap untuk menjalani segala peran yang disediakan alam untuk kita. Peran kocak membuat kita tertawa. Peran sedih membuat kita menangis. Peran bercinta membuat kita mabuk kepayang. Itulah dunia, tempat berperan untuk melakoni lokakarya kehidupan. Dan tugas kita harus bisa berjuang dengan peran yang sedang kita perankan sebaik-baiknya.

Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tetapi kita perlu menyadari bahwa itulah akar perasaan tidak tenteram. Sang Buddha selalu mengingatkan hal itu dalam surat demikian: "Kesengsaraan yang sesungguhnya adalah hal yang melekat pada harta duniawi."

Katakanlah kita sudah memiliki rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang baik. Tetapi, Anda masih merasa kurang. Pikiran Anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tidak mendapatkannya, kita terus memikirkannya. Anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tidak puas, dan kita ingin yang lebih lagi dan lagi.

Dengan melihat apa yang menjadi problem kita, hendaknya itu cepat diselesaikan, jika dibiarkan terlalu lama, berlarut-larut, membuat kita jadi frustrasi, dan akhirnya depresi. Segera buat keputusan, dan jangan menjadi orang yang terlalu "ideal". Itu memang penyakit kita, apa yang ada di pikiran dan menjadi prinsip di batin harus dijalankan, dan kalau ada penentang atau hambatan kita hajar atau kabur. Itulah masalah yang kita timbulkan sendiri.

Nah, sekarang kita harus sedikit pakai stategi "lentur sedikit" pakai ilmu bambu, batang bambu walaupun tinggi, ditiup angin sampai ujungnya mencapai tanah pun bambu itu, tidak patah, bahkan bisa melambai naik kembali. Batang bambu mampu mengikuti terpaan angin badai sekalipun. begitu juga kita, harus mampu mengikuti arus kehidupan tanpa menghakimi, nikmati saja seperti air mengalir, tidak lurus kaku, jika ada yg menghambat bisa membelok atau mencari jalan lain, tetapi tidak berhenti. Karena itu, air yang terhenti akan mengendap jadi kubangan lama-lama dipenuhi cacing dan jadi dangkal. Mengalir ibarat air itu penting. Hal tersebut dijabarkan dengan bekerja sebagaimana porsi dan posisi yang kita dapat dalam hidup ini.

Ada pendapat yang mengatakan bahwa manusia sesungguhnya makhluk pemalas. Mereka mengharapkan ada kekuatan suci tertentu yang dapat menghapus dosa-dosanya, sekaligus membawa mereka ke tempat yang suci yang nyaman. Apakah itu benar dan masuk akal? Dalam agama apa pun kita ditegaskan bahwa Tuhan Yang Maha Esa menunjuk para orang terpilih, orang-orang suci, para nabi untuk menunjukkan jalan yang benar kepada umat manusia. Tetapi, manusia itu sendirilah yang harus berusaha. Nabi-nabi hanya memberi jalan dan arah menuju kebenaran, sedangkan keputusan ada di manusia itu sendiri yang memutuskan untuk jadi orang baik atau orang jahat.

Orang bijak sadar bahwa keberhasilan atau kegagalan hidupnya adalah konsekuensi perbuatan dan hasil pikiran-pikiran yang terbentuk. Manusia harus selalu mengintrospeksi diri, apakah pikiran dan perbuatan sesuai dengan hukum alam dan kehendak Yang Mahakuasa? Karena pahala dan dosa tidak bisa diwakilkan, dan harus ditanggung sendiri.

Kita tahu hukum Tuhan itu jelas. "Siapa berbuat, dia harus menanggung akibatnya." Pembuat kebaikan akan mendapat kebaikan, pembuat kejahatan akan mendapat imbalan yang setimpal dengan kejahatannya. Bahkan, Sang Buddha pun bersabda, "Oleh diri sendiri kejahatan dilakukan, oleh diri sendiri pula seseorang menjadi suci. Suci atau tidak suci bergantung pada diri sendiri. Tidak seorang pun dapat menyucikan orang lain" (Kitab Dhammapada 165).

Apakah bisa kita mungkiri bahwa hidup di dunia adalah medan perjuangan yang bergelimang penderitaan? Sebagian orang masih menyangkal karena mereka hidup dalam kondisi serbabaik dan menyenangkan. Karena itu kita melihat dengan mata hati, dunia ini sebagai surga atau sebagai neraka penderitaan. Hanya diri sendiri yang bisa menjawab karena mengalaminya.

Pertanyaan yang menggoda yang muncul sebagai berikut. "Adakah dari kita yang suatu saat bisa menghindarkan diri dari ketuaan, penyakit, dan kematian?" Tentu saja jawabannya tidak. Karena itu, jalani hidup dengan bersyukur dengan menghargai pemberian Tuhan, yaitu nyawa (jiwa) yang bersemayam di dalam tubuh kita.

Lianny Hendranata      
ray_and_mel@hotmail.com


Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari Lianny Hendranata

Merdekakan Diri dari Penjara Mental
Kharisma, Sebuah Konsekuensi Perbuatan
Kegagalan Dan Kesuksesan Adalah Konsekuensi Pikiran
Ketabahan
Rendah Hati, Bukan Rendah Diri Lho!
Artikel Selanjutnya :
Lima Pembunuh Motivasi (Artikel Anda) - Rabu, 05 November 2008
Apa Yang Tidak Mungkin Dicapai? (Artikel Anda) - Kamis, 06 November 2008
Pony Menyebrang Sungai (Artikel Anda) - Jumat, 07 November 2008
Berani Untuk Berkata Tidak (Artikel Anda) - Senin, 10 November 2008
Secarik Kertas Putih (Artikel Anda) - Rabu, 12 November 2008
Baca juga artikel sebelumnya :
Sebuah Kisah Tentang Kehidupan (Artikel Anda) - Senin, 03 November 2008
Real Service (Artikel Anda) - Sabtu, 01 November 2008
Potensi Yang Besar Itu Adalah …. Diri Kita (Artikel Anda) - Jumat, 31 Oktober 2008
Sukses Bukanlah Keajaiban (Artikel Anda) - Rabu, 29 Oktober 2008
Beranilah Bermimpi (Artikel Anda) - Selasa, 28 Oktober 2008

Bagaimana menurut kalian?




SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

AW MOTIVATION QUOTES

TAMAN MOTIVASI

jagan fikirkan darimana kamu mulai tapi fikirkan apa tujuanmu

Pengirim: Ary Edria

TESTIMONIAL

Salam SUKSES.............. Bapak Andrie Wongso yang saya sangat hormati dan kagumi,,,,nama Saya Hendra Tahulending. Saya sekarang kuliah di Jurusan Teknik Perminyakan di Jogjakarta. Saya sekarang baru masuk semester III. Saya sangat bangga dengan bapak. Saya sangat senang membaca buku - buku karangan bapak yang 100% mengajarkan bagaimana seseorang harus bertahan dengan kedua tangan dan kakinya dengan KESUKSESAN yang PANTAS ia dapatkan dengan kerja kerasnya. Terus terang saya ingin bertemu dengan bapak dalam kesempatan yang akan datang. Saya ingin sekali berkonsultasi dengan bapaka lewat media komunikasi apa saja, termasuk lewat website ini. Saya menunggu karya bapak lewat buku terbaru yang akan bapak tulis. Semoga banyak orang yang akan merasakan KESUKSESAN dari MOTIVASI - MOTIVASI yang bapak berikan. Tuhan Memberkati.............. SALAM SUKSES..............

Pengirim: Hendra Tahulending

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?