Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

Kiat Guru Di Tengah Siswa Yang Sudah Remaja

Penulis : Suyatno
Senin, 04 Agustus 2008, Dibaca : 9653 kali | Dicetak : 210 kali | Cetak artikel ini



Saat mengajar, kadang guru kaget melihat siswanya tiba-tiba mengeluarkan bajunya dengan tanpa takut. Kadang pula, guru terkejut dengan siswa yang semula santun menjadi berteriak-teriak, rambut diacak-acak, dan celana ditulisi. Guru tersebut lalu menghukum siswa itu karena melanggar aturan sekolah. Si anak tidak malah kembali normal malah menjadi-jadi sikapnya. Guru malah tambah marah dan mengecap siswa itu nakal. Padahal, bisa jadi itu hanya sebuah gejolak masa remaja yang tidak bersifat tetap melainkan sesaat.

Siswa yang seperti itu justru normal karena mengikuti perkembangan pribadinya sesuai dengan masanya. Guru perlu memahami konsep remaja secara kuat dan masuklah ke dalam jiwa siswa dengan jiwa kesiswaan.

Siswa usia remaja biasanya memiliki jiwa petualangan yang identik ingin mencoba sesuatu yang baru yang orang lain tidak mengalaminya. baginya, yang penting berbeda dari orang lain dan dapat memberikan perhatian orang lain yang melihatnya. itulah masa menemukan identitas diri. Guru harus teramat paham akan masa petualangan ini.

Jiwa petualang bisa berkonotasi positif dan negatif. Secara negatif, siswa berada pada jiwa yang tidak mempunyai pegangan dan bergerak tanpa arah. Jiwa petualang membutuhkan masa depan yang jelas dan bermakna. Tugas guru adalah membimbingnya agar dapat "menemukan" masa depan yang jelas dan bermakna.

Ada empat hal yang dapat dilakukan yang akan membantu siswa remaja menentukan pilihan yang tepat untuk tindakannya. Pertama, menanamkan nilai moral agar pilihan yang dibuatnya berpagarkan tonggak-tonggak rohani. Kedua, mengajaknya bersandar pada Tuhan yang memberi kesempatan dan belajar menerima bagian yang Ia tentukan. Ketiga, memperbaiki kondisi lingkungannya—termasuk keluarga—agar dapat menciptakan diri yang positif. Keempat, mempersiapkannya untuk bisa mencapai tujuan hidupnya.

Masalah remaja memang kompleks namun itu tidak berarti tak teratasi. Setiap guru bisa terlibat dalam bagian tertentu dari permasalahannya dan setiap bagian yang telah dipulihkan akan membawa dampak positif pada bagian lainnya. Jadi, lakukanlah bagian guru masing-masing dengan iman, pengharapan, dan kasih.

Biasanya, remaja yang berpetualang itu menjadi sorotan bagi masyarakatnya dan tak jarang dianggap sebagai pengganggu kehidupan yang tenang. Banyak alasan mengapa masa remaja menjadi sorotan yang tidak lekang waktu. Psikologi sendiri memandang periode ini sebagai periode yang penuh gejolak dengan menamakan period of storm and stress. Arnett menarik tiga tantangan tipikal yang secara general biasa dihadapi oleh remaja; (1) konflik dengan orangtua, (2) perubahan mood yang cepat, dan (3) perilaku beresiko (dalam Laugesen, 2003)

Peran teman sebaya yang mulai ‘menggeser’ peran orangtua sebagai kelompok referensi tidak jarang membuat tegang hubungan remaja dan orangtua. Teman sebaya menjadi ukuran bahkan pedoman dalam remaja bersikap dan berperilaku. Meskipun demikian studi Stenberg menemukan bahwa teman sebaya memang memiliki peran yang penting bagi remaja, namun pengaruh teman sebaya cenderung pada hal-hal yang berhubungan dengan gaya berpakaian, musik dan sebagainya. Sementara untuk nilai-nilai fundamental, remaja cenderung tetap mengacu pada nilai yang dipegang orangtua termasuk dalam pemilihan teman sebaya, biasanya juga mereka yang memiliki nilai-nilai sejenis (dalam Perkins,2000).

Para guru harus berbesar hati dan membuka diri agar tidak tertipu oleh model rambut, mode pakaian, musik yang berdebum di kamar remaja, juga gaya bahasa yang tidak jarang membuat telinga terasa penuh. Kedekatanlah yang bisa membuka mata dan hati untuk melihat lebih jernih nilai-nilai yang sebenarnya dipegang remaja. Bukankah penemuan Stenberg menjadi angin segar dan harapan yang menggembirakan agar guru, orangtua atau keluarga tetap menjadi model utama. Hanya penampilan tentu tidak selalu sama, era digital bukankah membawa berjuta pilihan? Tidak hanya bagi remaja, tetapi juga orangtua.

Mood yang naik turun juga sering terdengar dari celetukan remaja, “Bete niiih..” Ada dua mekanisme di mana mood mempengaruhi memori guru. (1) Mood-dependent memory ,suatu informasi atau realita yang menimbulkan mood tertentu, atau (2) Mood congruence effects, kecenderungan untuk menyimpan atau mengingat informasi positif kala mood sedang baik, dan sebaliknya informasi negatif lebih tertangkap atau diingat ketika mood sedang jelek (Byrne & Baron, 2000). Bisa dibayangkan bagaimana perubahan mood yang cepat pada remaja terkait dengan kecemasan yang mungkin terbentuk.

Remaja juga mempunyai reputasi berani mengambil resiko paling tinggi dibandingkan periode lainnya. Hal ini pula yang mendorong remaja berpotensi meningkatkan kecemasan karena kenekatannya sering mengiring pada suatu perilaku atau tindakan dengan hasil yang tidak pasti. Keinginan yang besar untuk mencoba banyak hal menjadi salah satu pemicu utama. Perilaku nekat dan hasil yang tidak selalu jelas diasumsikan Arnett membuka peluang besar untuk meningkatnya kecemasan pada remaja (dalam Laugesen, 2003)

Guru yang bertugas menghadapi siswa yang masih dalam gejolak perlu sabar, sadar, dan senang menghadapinya. Jadikanlah siswa sebagai kawan. Terbukalah atas segala keluhan siswa. Yakinlah masa gejolak itu akan lewat sejalan dengan pemikiran anak yang berkembang.



Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari Suyatno

Guru, Keluarlah Dari Zona Aman
Mengajar Dengan Cinta
Kiat Guru Di Tengah Siswa Yang Sudah Remaja
Artikel Selanjutnya :
Hanya Empat Huruf Dan Satu Detik (Artikel Anda) - Selasa, 05 Agustus 2008
Menjadi Seperti Apa Yang Anda Inginkan (Artikel Anda) - Kamis, 07 Agustus 2008
Jaga Kesehatan Demi Kesuksesan Masa Tua (Artikel Anda) - Jumat, 08 Agustus 2008
Tujuh Hari Dalam Kebijaksanaan (hari Pertama) (Artikel Anda) - Sabtu, 09 Agustus 2008
Bakat Bukanlah Segalanya Tapi Kemauan Itulah Kunci Utama (Artikel Anda) - Minggu, 10 Agustus 2008
Baca juga artikel sebelumnya :
Is The Price Too High ? (Artikel Anda) - Minggu, 03 Agustus 2008
Siapapun Anda, Anda Sudah Sukses Detik Ini Juga (Artikel Anda) - Sabtu, 02 Agustus 2008
Matematika Tuhan Berbeda Dengan Matematika Manusia (Artikel Anda) - Jumat, 01 Agustus 2008
True Leader Starts On The Inside (Artikel Anda) - Kamis, 31 Juli 2008
Rahasia Hidup, Sukses, Dan Bahagia (Artikel Anda) - Rabu, 30 Juli 2008

Bagaimana menurut kalian?




SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

AW MOTIVATION QUOTES

TAMAN MOTIVASI

Jadikan setiap harimu menjadi berarti, sebab untuk mencapai jarak 1000 meter pasti kita mulai dengan satu langkah pertama. Jadi sekarang mulailah melangkah untuk mencapai keSUKSESan yang Luar Biasa!

Pengirim: Gandhi Perdana Putra

TESTIMONIAL

Salam Luar Biasa !

Telah kesekian kali saya mengundang dan mengikuti sesi motivasi, namun yang dibawakan oleh Bapak Andri Wongso sungguh Luar Biasa.Beliau memancarkan semangat motivasi, tidak hanya melalui isi pesan yang disampaikan, tetapi semua diri Pak Andrie; pola pikirnya, gerak badanya, maksud hatinya dan yang terpenting adalah spirit/jiwanya yang tulus ingin berbagi.

Yang khas dari beliau adalah : yang disampaikan adalah yang dirasakan, yang diberi adalah hal yang dialami.

Tahun ini, 5 angkatan Pak Andrie memberikan motivasi untuk keluarga besar Asian Agri, yang berarti lebih dari 80 persen karyawan (dan keluarganya) mendapatkan dorongan semangat beliau.Kami yakin pencapaian tahun ini akan Luar Biasa.

Agus Sutrisno

Pengirim: Agus Sutrisno

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?