What do people do to achieve success ?
Kesuksesan adalah hasil yang kita capai dalam sebuah perjalanan, baik secara global dan/atau yang sudah kita chunk (seperti
memilah susunan puzzle), pada dasarnya adalah impian yang ingin kita
capai, lalu apa yang kita lakukan untuk mendapatkan hasil. Hemat saya
adalah bahwa tidak semua yang kita inginkan adalah apa yang kita
butuhkan, misalnya kita butuh makan untuk kebutuhan fisik kita, namun
untuk makan di restoran (makan enak) adalah keinginan kita. Jadi untuk
makan bukanlah impian namun sebuah kebutuhan. Dan cita - cita atau
kejayaan lebih condong mengarah kepada keinginan. Kita harus harus bisa
membedakan keinginan yang bersifat destruktif dan bersifat konstruktif
sehingga kita bisa turut menciptakan suatu iklim dunia yang seimbang
dan harmonis. Kita
butuh uang, kita butuh makan, kita butuh semua kebahagiaan namun apa
yang telah kita perbuat untuk mendapatkannya, pastikan tidak bersekutu
dengan pemikiran - pemikiran negatif yang bisa merugikan diri kita dan
orang lain.
Pada artikel berikutnya, saya sharing-kan mental block yang merugikan kita. Untuk memenuhi semua kebutuhan dan keinginan kita sudah pastilah dibutuhkan upaya - upaya, berusaha - Bekerja atau Bisnis yang berlandaskan norma - norma etika.
Tidak ada salahnya menjadi seorang karyawan dan apabila seorang
karyawan ingin berpindah ruang atau status, persiapkan diri Anda dan
sikap Anda untuk menghadapi segala situasi.Ada
aturan - aturan main yang hendaknya kita ikuti dalam berusaha dan
bekerja. Hendaknya kita tidak menghalalkan segala cara dan startegi
dalam menggapai impian kita. Setidaknya kita tidak merusak jalan yang
kita lalui sewaktu menuju puncak kesuksesan. Nampaknya tidak ada cara
lain untuk menggapai sebuah impian selain dengan berusaha dan bekerja.Kita
tidak akan mendapatkan apa - apa, tidak bisa mencapai impian kita hanya
dengan diam seribu bahasa dan menunggu impian tercapai dengan
sendirinya.
We can not just dream and do nothing. The secret of success itself is... NO SECRET.
Walaupun secara garis tangan orang dinyatakan akan sukses namun karena salah mindset , tidak berbuat apa - apa: malas dan lembam, maka sulit bagi orang tersebut untuk sukses. Adanya
kekuatan atau energi psikosomatis dalam setiap perbuatan (usaha dan
daya upaya) setiap orang yang mempengaruhi langkah setiap orang dan
mempengaruhi situasi dan keseimbangan ekonomi dan kehidupan orang
tersebut dan orang lain. Contohnya usaha melakukan ekplorasi hutan
secara berlebihan tanpa diikuti oleh suatu sistem manajemen proses dan
prilaku, hal ini dapat mengganggu lingkungan hidup dan berimbas pada
kehidupan manusia itu sendiri pada akhirnya. Contoh kasus lain yang
sering terjadi antar salesman yang tidak terkoordinir dalam sebuah perusahaan. Mari kita perhatikan, seorang salesman yang
tidak pandang bulu dalam menjual atau mencari pelanggan, pelanggan
teman sendiri juga disambar, sambar dengan cara apapun (tipu muslihat,
perang harga, black campaign,
dsb.) dengan dalih menuju puncak. Ini akan mempengaruhi stabilitas
harga, hubungan antara karyawan, dan lingkungan kerja dan akan
berpengaruh terhadap perusahaan itu sendiri.
Pernahkah
kita berpikir dan bertanya, kenapa sebuah perusahaan perlu menerapkan
ISO, Balance Score Card(BSC), Six Sigma, atau sistem - sistem lainnya ?
Diakui atau tidak, tujuan mendasar dari semua itu adalah menciptakan
situasi yang seimbang dalam perusahaan tersebut, keseimbangan antar
sumber daya manusia dan sistem.Seperti halnya dengan
tubuh kita, penyakit yang muncul diakibatkan oleh ketidakseimbangan
kondisi fisik dan mental kita. Dalam sebuah artikel yang saya tulis
"Rumah yang Indah dan Kokoh".
Saya mengibaratkan membangun sebuah usaha
baik bekerja atau bisnis menyerupai pembangunan sebuah rumah. Rumah
tersebut harus kokoh dari fondasinya dan indah secara visualnya. Saya
tertarik dan cenderung setuju dengan ungkapan Oprah tentang kesuksessan
bahwa untuk meraih kesuksessan kita harus fokus pada significants,
yaitu momen - momen yang kita lalui bukan pada kesuksessan itu sendiri.
Kadang kita terlalu berangan - angan sehingga melupakan hidup adalah
saat ini. Kita melupakan tugas dan tanggung jawab kita pada saat ini.
Kita lupa siapa diri kita saat ini. Ketika kita menghadapi segala
permasalahan, hentikan aktivitas sejenak, relaks, kembali ke titik nol
dari mental kita (tidak berarti kemunduran), lihat segala permasalahan
dari segala sudut dan diskusikan dengan pihak terkait, niscahaya kita
akan menemukan suatu penyelesaiaan yang mudah, tidak ruwet.
Hindari
ribut kanan kiri, marah atas bawah, sehingga apa yang dihadapi semakin
ruwet. Ini adalah salah satu bentuk pengambilan tanggung jawab atas
usaha kita sendiri dan sudah tentunya kita akan menemukan sebuah solusi
yang lebih bijak dan bajik.Saya
yakin, sebagai pengusaha atau pun karyawan, dalam lubuk hati paling
dalam, kita semua merindukan suatu stabilitas ekonomi dan lingkungan,
baik dari segi hubungan kerja, peraturan ketenagakerjaan, dan
sebagainya. Salah satu bukti adanya perasaan kerinduan akan
keseimbangan tersebut yaitu adanya penerapan sistem Reward and Punishment. Ketika
masing - masing pihak memenuhi kewajiban - kewajibannya, melaksanakan
tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan fungsinya masing - masing,
hak merupakan otomatisasi (kewajiban sebagai sebabnya dan hak sebagai
resultannya). Inikah keseimbangan yang kita inginkan ?
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Johny Sia
|
 |
Pathway To Success - Bagian 3
|
 |
It is All About Choice
|
 |
Pathway To Succes (part 1)
|
 |
Pathway To Success - Bagian 5
|
 |
Pathway To Success (part 2)
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Jadilah Seperti Ikan Di Air Bening Yang Tenang
(Artikel Anda) -
Jumat, 11 Juli 2008
|
 |
Bertahan Hidup Dengan Kekurangan
(Artikel Anda) -
Sabtu, 12 Juli 2008
|
 |
Anda Begitu Sempurna
(Artikel Anda) -
Minggu, 13 Juli 2008
|
 |
Belajar Kungfu Dari Panda Bagian I
(Artikel Anda) -
Senin, 14 Juli 2008
|
 |
High Pain , High Gain
(Artikel Anda) -
Rabu, 16 Juli 2008
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Berilah Perhatian Kepada Lingkunganmu!
(Artikel Anda) -
Selasa, 08 Juli 2008
|
 |
Memecahkan Masalah Ala Wright Bersaudara
(Artikel Anda) -
Sabtu, 05 Juli 2008
|
 |
Berikan Kail, Bukan Ikan
(Artikel Anda) -
Jumat, 04 Juli 2008
|
 |
Pathway To Success - Bagian 3
(Artikel Anda) -
Kamis, 03 Juli 2008
|
 |
Fear Of Risks
(Artikel Anda) -
Selasa, 01 Juli 2008
|
|
|