"Hidup
ini bagaikan putaran roda pedati, kadang diatas dan kadang dibawah".
Ungkapan diatas sering kita dengar dari seseorang yang baru terpuruk
dari usaha atau pekerjaannya. Atau ungkapan pembenaran terhadap diri
yang lemah. Ataupun dari seseorang yang baru sukses namun ragu dengan
ketahanan kesuksesannya "sekarang sukses..sebentar lagi sepertinya
terpuruk lagi".
Dalam
kedinamisan kehidupan, fluktuasi kondisi setiap pribadi dalam segala
bidang (keuangan, prestasi kerja, keuntungan usaha, hubungan sosial dan
kualitas keimanan) akan berputar seperti putaran roda pedati, namun
roda pedati haruslah dipahami dalam jumlah yang banyak dan membentuk
pola anak tangga. Saat kita masuk dalam putaran roda pedati yang
pertama, akan terasa kita mulai menaik dan bertambah naik sampai
putaran roda telah mencapai puncaknya. Pada momen ini haruslah bersiap
untuk melakukan lompatan ke roda pedati yang kedua yang lebih tinggi
meskipun akan bertengger diputaran paling bawah. Tetapi yakinlah bahwa
roda pedati yang kedua ini akan membawa kita kepuncak putaran roda, dan
bersiap melompat keroda lebih tinggi yaitu roda pedati ke tiga. Begitu
seterusnya.
Pertanyaannya
adalah,...Bagaimana mengidentifikasi putaran roda pedati sudah mencapai
puncak dan bagaimana agar lompatan bisa signifikan sehingga terlewati
2, 3 atau 4 roda sekaligus.
Identifikasi putaran roda.
Untuk
mengidentifikasi putaran roda tidaklah sulit yaitu dengan melihat
perkembangan pesaing kita. Secara naluriah, saat menjadi sperma sebelum
lahir dan setelah lahir kedunia sudah punya pesaing, misalnya yang
terbaik dari jutaan sperma yang berhasil membuahi ovum dan dari sekolah
tingkat SD, SMP dan SMU kita dituntut untuk menjadi yang terbaik dalam
bentuk rangking 1, 2 dan seterusnya serta saat bekerja kita akan diberi
penghargaan dan berprestasi jika melebihi dari teman kerja lainnya.
Putaran
roda pedati kita akan ada diposisi puncak saat kita menjadi yang
terbaik dari yang ada dalam satu bidang misalnya bidang usaha/bisnis,
dan harus juga dibandingkan prestasi lainnya misalnya hubungan sosial
kita hendaklah juga berada pada posisi puncak, kalau belum maka
bersiaplah melakukan lompatan ke putaran roda kedua yang lebih tinggi
yaitu putaran roda hubungan social.
Lompatan Signifikan
Lompatan
signifikan adalah lompatan kesuksesan dalam bidang-bidang, yaitu
kekayaan harta, hubungan sosial, intelektual dan Keagamaan dalam waktu
yang bersamaan. Usaha yang sangat gigih dan kontinyu dalam
meraih kesuksesan disemua bidang diatas adalah kuncinya. Ambillah
contoh dari pendahulu-pendahulu yang namanya terukir sebagai punggawa
perubahan peradabadan baik dalam bidang Bisnis, Sosial, Intelektual dan
keagamaan.
Yakin dan bersiaplah selalu untuk melakukan lompatan-lompatan kesuksesan.
Salam,
Insyirahman
Scheduling Engineer Consultant
PT Badak NGL-Bontang
http://insyi74.wordpress.com/
http://insyrahman.multiply.com/
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari insyirahman
|
 |
Rasa Percaya Diri Yang Terlatih
|
 |
Jadilah Yang Pertama Dan Terbaik
|
 |
Kacamatamu Adalah Keputusanku
|
 |
Lingkaran, Roda Dan Bola
|
 |
Keyakinan Dan Persepsi Positif
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Membangun Hidup Yang Lebih Baik Di Awali Dari Sikap
(Artikel Anda) -
Senin, 26 Mei 2008
|
 |
The Cheapest (and The Best!) Investment We Can Make
(Artikel Anda) -
Selasa, 27 Mei 2008
|
 |
Ulat Dan Dedaunan
(Artikel Anda) -
Rabu, 28 Mei 2008
|
 |
Rahasia Itu Akan Membunuhmu
(Artikel Anda) -
Kamis, 29 Mei 2008
|
 |
Kekerasan Di Sekitar Kita...
(Artikel Anda) -
Jumat, 30 Mei 2008
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Berapa Harga Secangkir Teh?
(Artikel Anda) -
Sabtu, 24 Mei 2008
|
 |
Refleksi Dalam Satu Halaman
(Artikel Anda) -
Jumat, 23 Mei 2008
|
 |
Antusiasme, Rahasia Keberhasilan Yang Jarang Dikenal
(Artikel Anda) -
Selasa, 20 Mei 2008
|
 |
Selamat Anda Telah Gagal !
(Artikel Anda) -
Senin, 19 Mei 2008
|
 |
3 Jurus Jitu Mengelola Keseimbangan Keuangan Anda
(Artikel Anda) -
Minggu, 18 Mei 2008
|
|
|