Jika
ingin memulai sebuah usaha keluarga, biasanya kita sudah menyiapkan dana untuk
memulai usaha tersebut. Dari mengumpulkan sedikit demi sedikit, dana tersebut
kemudian digunakan untuk membuka bisnis baru. Mulai dari
set up awal, menyiapkan tempat, hingga memasang iklan. Kadang,
modal yang harus dipersiapkan tak sedikit. Karena itu, tak jarang kita masih
memakai dana untuk keluarga. Kalau kemudian bisnis berjalan bagus sebenarnya
tak masalah. Namun, jika kemudian bisnis
seret
atau tersendat, tagihan belum dibayar, sementara kebutuhan keluarga sedang
banyak-banyaknya, maka yang ada adalah pusing, bingung, dan tak jarang emosi
pun terbawa. Akhirnya, kepala panas, ujung-ujungnya pun bisa stres.
"Sudah
saatnya nagih, eh...kok malah yang ini tertunda-tunda terus..pusing. Padahal
duitnya sudah saya rencanakan untuk keperluan ini dan itu."
"Wah....
ini keuangan sudah mepet. Dia belum bayar-bayar. Jadi bingung. Kalau begini,
gimana cara mutar investasinya. Mandeg!!!"
"Investasi
saya berhenti begitu saja. Padahal, kami kan
juga perlu bayar macam-macam untuk keperluan keluarga?"
Nah,
inilah yang kadang terjadi jika kita tidak menyiapkan beberapa dana yang
sifatnya SOS alias dana darurat. Keluhan-keluhan semacam itu, hanya akan
membuat diri kita-dan akhirnya keluarga kita-terperosok ke dalam lubang satu ke
lubang lainnya. Gali lubang tutup lubang. Ada
uang masuk, hanya akan habis untuk keperluan ini dan itu. Akibatnya, bukannya
berkembang, adanya usaha keluarga malah membuat semuanya jadi terbengkalai.
Inilah pentingnya menyiapkan dana SOS.
SOS-singkatan
Save Our Soul-biasanya disebutkan
bagi mereka yang sedang dalam keadaan darurat dan membutuhkan pertolongan
segera. Jika pertolongan segera tiba, maka tentu orang yang butuh bantuan bisa
diselamatkan. Kalau tidak, ya mungkin saja nasibnya akan lain. Begitu juga
dalam memulai usaha keluarga. Kalau sedang dalam keadaan terjepit, dana sulit,
pikiran sempit, bisa jadi kita makin kejepit. Karena itulah, dana SOS sejak
awal seharusnya kita siapkan sehingga kejadian serupa tidak menimpa lagi.
Apa
sih sebenarnya yang dimaksud dengan
dana SOS? Sekadar berbagi pengalaman, maka SOS menurut versi saya adalah:
S usun budget setiap
kebutuhan
O lah dana receh yang
mungkin disimpan
S iapkan rencana cadangan
untuk berbagai kemungkinan
Ingin
tahu lebih lanjut soal SOS ini? Ikuti kisah saya pada tulisan berikutnya...
Agoeng adalah seorang
konsultan independen UKM dan perencana usaha keluarga. Ia dapat dihubungi
melalui email agoeng.w@gmail.com dan telepon 021-998 28 997
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Agoeng Widyatmoko
|
 |
Carilah Masalah
|
 |
Jangan Remehkan Peluang Sekecil Apapun
|
 |
Atur Doong Keuangan Kita...
|
 |
Maling Di Rumahku
|
 |
Jangan Mau Jadi Pengusaha
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Rantai Motivasi
(Artikel Anda) -
Selasa, 29 April 2008
|
 |
The Secret Of Self-concept
(Artikel Anda) -
Rabu, 30 April 2008
|
 |
Aku Tidak Memilih Menjadi Insan Biasa
(Artikel Anda) -
Kamis, 01 Mei 2008
|
 |
Syukur Dan Keberuntungan
(Artikel Anda) -
Jumat, 02 Mei 2008
|
 |
Jangan Pernah Menyerah
(Artikel Anda) -
Sabtu, 03 Mei 2008
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Self - Positioning
(Artikel Anda) -
Senin, 28 April 2008
|
 |
Inspirator Itu Seorang Anak Kecil
(Artikel Anda) -
Minggu, 27 April 2008
|
 |
BalancingOur Life By Adjie
(Artikel Anda) -
Sabtu, 26 April 2008
|
 |
Comfort Zone ?Why Not !
(Artikel Anda) -
Jumat, 25 April 2008
|
 |
Get Success With Marriage
(Artikel Anda) -
Kamis, 24 April 2008
|
|
|