Pada era 1990, saya bekerja pada perusahaan pembuat iklan. Tugas saya adalah mengatur penayangan iklan pada media yang tepat. Dan tentunya saya sering berurusan dengan tim pemasaran. Hanya seringkali saya berbeda pendapat dengan tim pemasaran tersebut, disebabkan tim pemasaran yang saya hadapi adalah tim pemasaran yang kurang persiapan. Akibatnya, sewaktu klien meminta saran dan pandangan, seringkali klien menghubungi saya. Ada apakah dengan tim pemasaran ini? Rupanya saya berhasil menemukan bahwa tim pemasaran ini hanya tim tebar pesona. Sehingga seringkali klien kecewa dengan hasil kerja tim pemasaran ini. Padahal tim pemasaran adalah ujung tombak perusahaan yang membawa perusahaan pada kejayaan atau keambrukan.
Apakah ini disadari oleh tim pemasaran? Seringkali alasan yang saya dengar karena perusahaan tidak membayar tim pemasaran dengan benar. Saya pikir, apakah sewaktu tim pemasaran ini menerima pekerjaan berhasil meyakinkan pemilik usaha bahwa tim pemasaran dapat membawa perusahaan menuju kejayaan atau tim pemasaran ini hanya nerimo saja?
Saya yakin bahwa dalam menerima pekerjaan, kita tentunya mendapat gambaran jenis pekerjaan dan apakah kita mampu mengerjakannya dan bagaimana untuk pengembangannya. Maka diperlukan negosiasi yang tepat dengan pemilik usaha.
Disini yang ingin saya jelaskan adalah jika kita menerima pekerjaan sebagai tim pemasaran, hendaklah mendengarkan dengan baik tugas yang diberikan, lalu berikan pendapat cara untuk melengkapi pekerjaan dan kemudian ambil keputusan untuk menjadi tim pemasar. Demikian halnya sewaktu bertemu dengan klien, dengarkan pandangan klien dengan seksama (fokus), berikan pendapat yang bermutu dan iring klien untuk mengambil keputusan dengan tepat.
Netter yang berbahagia,
Ada dua saran yang ingin saya sampaikan disini :
1. Untuk generasi muda yang baru lulus kuliah dan mendapat pekerjaan.
Terimalah pekerjaan sebagai administrasi dulu. Kemudian pikirkan secara seksama sistem kerja yang efektif dan efisien. Dan kembangkan diri dengan selalu membaca buku-buku yang berkaitan bidang pekerjaan yang ditekuni. Jika menekuni bidang pemasaran, maka carilah buku-buku, kaset/CD, seminar yang berkaitan dengan pemasaran.
Dunia pekerjaan BUKANLAH dunia untuk pengajaran teori lagi! Dunia pekerjaan adalah dunia yang penuh dengan kompetisi untuk mengembangkan diri, mengenal dunia sekitaran dan menentukan sikap untuk menghadapi persaingan yang ketat.
2. Untuk generasi yang sudah cukup senior
Teruslah melakukan riset dan pemikiran yang seksama dengan logika yang sehat. Asah terus diri sendiri dan sambil mengambil kesempatan untuk menyampaikan opini dalam forum-forum yang bermutu.
INGAT: Sukses adalah hak saya!
Salam sukses luar biasa!
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Debbie Sianturi
|
 |
Antara Jakarta Dan Cisarua
|
 |
Mari "Lawan" Para Orangtua!!!
|
 |
Menunggu Bola Dan Mengejar Bola - Jagalah Keseimbangannya!
|
 |
Tapi.......kenapa.......jangan
|
 |
Unconditional Love - Apakah Itu?
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Passion
(Artikel Anda) -
Rabu, 02 April 2008
|
 |
Lingkaran, Roda Dan Bola
(Artikel Anda) -
Kamis, 03 April 2008
|
 |
Lakukan Dengan Tulus, Dpt Hasil Yg Mulus
(Artikel Anda) -
Jumat, 04 April 2008
|
 |
Nilai Sebuah Sepatu
(Artikel Anda) -
Sabtu, 05 April 2008
|
 |
Sebuah Kisah Tentang Kehidupan
(Artikel Anda) -
Minggu, 06 April 2008
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Memahami Momentum
(Artikel Anda) -
Senin, 31 Maret 2008
|
 |
Dewasa, Sebuah Pilihan Hidup
(Artikel Anda) -
Minggu, 30 Maret 2008
|
 |
Bermesra Dengan Tanggal Tua
(Artikel Anda) -
Sabtu, 29 Maret 2008
|
 |
Change !
(Artikel Anda) -
Kamis, 27 Maret 2008
|
 |
Tapi.......kenapa.......jangan
(Artikel Anda) -
Rabu, 26 Maret 2008
|
|
|