Momentum adalah saat, kondisi, keadaan
yang memiliki potensi untuk memampukan kita meraih suatu keberhasilan.
Momentum memampukan kita meraih sesuatu yang sebelumnya tidak mampu
kita raih.
Contoh : Sebut saja NN, seorang yang memiliki suara
merdu dan ingin menjadi penyanyi. Dia pernah mencoba untuk menjadi
penyanyi profesional bahkan memiliki album sendiri. Tetapi ternyata
perjuangannya sangatlah berat, dan dia pernah GAGAL. Sampai suatu saat,
dia mengikuti acara ajang unjuk bakat menyanyi di salah satu stasiun
televisi (INI YANG DINAMAKAN MOMENTUM). NN termasuk kontestan dengan
pendukung terbanyak, karena memang dia memiliki suara yang indah. Pada akhir kompetisi ternyata NN keluar sebagai pemenang 1. Dan visinya untuk memiliki album rekaman pribadi dapat terwujud.
NN
mampu meraih sesuatu yang diimpikannya, karena NN mampu mensinergikan
talentanya dengan MOMENTUM yang terjadi. Sesuatu yang sebelumnya tidak
mampu diraihnya, pada akhirnya mampu diraihnya karena adanya MOMENTUM.
Beberapa hal yang perlu kita mengerti tentang MOMENTUM :
1. Momentum hanya terjadi sesaat/temporer...tidak abadi. Jadi manfaatkan momentum dengan sebaik mungkin.
2.
Dituntut sebuah kepekaan untuk dapat meraih momentum...karena
seringkali momentum terjadi begitu saja...seperti sebuah anugerah.
Jadi, latih kepekaan untuk mengenali momentum.
3. Kita mampu
menciptakan sebuah momentum. Jika pada nomor 2, momentum yang terjadi
adalah sebuah anugerah, maka di sisi yang lain, sesungguhnya kita
memiliki kemampuan untuk menciptakan momentum. Dengan memotivasi diri
dan juga memotivasi orang-orang di bawah pimpinan kita, maka momentum
dapat tercipta...namun hal ini bukanlah yang yang mudah. Terus berjuang
untuk dapat menciptakannya!
4. Ketika momentum sudah dan sedang
terjadi, PERTAHANKAN!!! Anggap momentum sebagai sebuah harta yang
berharga. Jangan pernah menyia-nyiakan momentum, atau kita akan
menyesal. Momentum memang hanya sesaat (seperti yang dijelaskan pada no
1), tetapi kita mampu meneruskan momentum yang terjadi supaya dapat
terjadi lagi...sehingga momentum yang kita rasakan dapat berlangsung
lama)
5. Ciptakan kemenangan demi kemenangan, karena kemenangan
dapat menjadi pemicu terjadinya momentum untuk meraih kemenangan
berikutnya.
6. Jangan terbuai dengan kemenangan! Karena rasa
puas diri adalah racun mematikan bagi momentum. Dengan kata lain
"Ciptakan kemenangan..kemudian lupakan kemenangan untuk meraih
kemenangan berikutnya." Pemenang sejati akan mencari tantangan yang
lebih besar untuk ditaklukan, dan hal ini membutuhkan semangat berani
gagal untuk mencoba. Bukan rasa puas diri karena keberhasilan pada
tantangan berikutnya. Pilihannya 2 : "Lihat ke belakang dan engkau akan
tersandung" atau "Lihat ke depan dan engkau akan melesat"
Salam Pemenang!
by Daniel Raharjo
www.motivatormuda.blogspot.com
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Daniel Raharjo
|
 |
Antara Takut Gagal Dan Gagal
|
 |
Fear Of Risks
|
 |
Memahami Momentum
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Dicari! Pendengar Yang Baik, Pemberi Pendapat Dan Pengambil Keputusan!
(Artikel Anda) -
Selasa, 01 April 2008
|
 |
Passion
(Artikel Anda) -
Rabu, 02 April 2008
|
 |
Lingkaran, Roda Dan Bola
(Artikel Anda) -
Kamis, 03 April 2008
|
 |
Lakukan Dengan Tulus, Dpt Hasil Yg Mulus
(Artikel Anda) -
Jumat, 04 April 2008
|
 |
Nilai Sebuah Sepatu
(Artikel Anda) -
Sabtu, 05 April 2008
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Dewasa, Sebuah Pilihan Hidup
(Artikel Anda) -
Minggu, 30 Maret 2008
|
 |
Bermesra Dengan Tanggal Tua
(Artikel Anda) -
Sabtu, 29 Maret 2008
|
 |
Change !
(Artikel Anda) -
Kamis, 27 Maret 2008
|
 |
Tapi.......kenapa.......jangan
(Artikel Anda) -
Rabu, 26 Maret 2008
|
 |
Temukan Asyiknya
(Artikel Anda) -
Selasa, 25 Maret 2008
|
|
|