Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

Golden Egg

Penulis : Seng Guan
Jumat, 22 Februari 2008, Dibaca : 8743 kali | Dicetak : 323 kali | Cetak artikel ini



Kalau Anda pernah ke kota Medan baru-baru ini, Anda mungkin pernah berjumpa dengan seorang anak lelaki penjual telur kampung, umurnya sekitar 10an tahun.

Anda mungkin akan mendengarderetan kata-kata yang selalu dilantunkannya dari hari ke hari, dari satu rumah makan ke rumah makan lainnya, dari satu warung ke warung yang lain.

“ Ko, Ci, ai be nui o? Cia ye, sui ye” (dalam bahasa hokkien medan),yang artinya “Abang, Kakak, mau beli telur ayam kampung? Yang asli, yang bagus”Lantunanya kata-katanya sekilas terdengar mengiba, diulangnya berkali-kali di hampir setiap meja yang dilaluinya.

Mungkin sepintas Anda akan mengira anak tersebut sengaja minta dikasihani, atau mungkin hanya seorang “pengemis” yang berkedok sebagai penjual telur ayam kampung. Tapi sungguh di luar dugaan jawaban yang Anda akan dapatkan jika Anda memberikan sejumlah uang kepadanya atas dasar kasihan.Ia akan menjawab “Saya bukan pengemis, saya adalah penjual telur ayam kampung” dan ia akan segera berlalu dari hadapan Anda.

Anda mungkin termasuk orang yang pernah mendapat jawaban seperti itu, mungkin juga baru kali ini Anda tahu masih ada anak seperti itu. (Walau saya belum pernah mengalami hal tersebut, setidaknya itulah pengakuan beberapa orang yang pernah mencoba membeli “rasa iba-nya”)

Sebuah DVD keluaran anak Medan berdurasi sekitar 40 menit mengangkat cerita tentang anak ini, beberapa poster ditempelkan pada sejumlah tempat makan, dipromosikan secara terbatas di beberapa sudut kota Medan.Moment yang dipilih pun bertepatan pada kedatangan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada tanggal 7 Pebruari yang lalu.

Film itu dibuat dengan alur yang sederhana, dimainkan oleh beberapa anak muda kota Medan dan diberi judul yang cukup menjual “Golden Egg”

Yang akan dibahas kita saat ini bukanlah seberapa bagus cerita itu digarap, seberapa bagus kesan yang ingin dibangun di sana, atau seberapa bagus karakter yang coba dimainkan, tidak juga tentang seberapa bagus audio visualnya (karena Saya tidak dalam kapasitas menilai kwalitas film tersebut), yang justru akan kita bahas adalah hal-hal sederhana yang dapat kita pelajari di sana.

Hal sederhana pertama yang muncul di benak kita adalah “Apakah film itu hanya dibuat-buat, apa memang benar masih ada orang( bahkan anak kecil) yang memiliki karakter setegar itu?”

Kita mungkin tidak akan pernah merasakan kenikmatan sebuah mangga sebelum kita sendiri yang mencicipinya.

Sebelumnya, saya sendiri pernah menjumpai anak tersebut, sempat bertanya sedikit tentang dirinya.Ia seperti anak pada umumnya, hanya mungkin tidak seberuntung anak-anak Anda. Ia harus bekerja di malam hanya untuk membantu biaya pendidikannya sendiri di pagi hari.

Ironisnya kita, sebagai makhluk yang lebih dewasa bahkan tidak sanggup memberikan jawaban seperti yang diberikannya pada saat kita tercampak dalam kesulitan. (“Saya bukan pengemis, saya adalah penjual telur ayam kampung”)

Pada saat kita terjun ke dalam jurang derita, kita malah ingin tampil sebagai mahkluk yang paling menderita di dunia, yang perlu dikasihani, yang perlu diberi bantuan, seakan-akan itulah hak kita. Hak yang harus dituntut bahkan kalau perlu dengan kekerasan.Kita sering tampil sebagai seorang “pengemis”, bahkan lebih cenderung “pemeras”, karena kita kadang meminta dengan ngotot untuk dikasihani.

Tidak dengan anak ini, jawabannya telah menelanjangi kita.Dan mahluk berkarakter ini benar-benar ada, hadir sebagai seorang anak lelaki kecil pada UMUMnya.

Hal sederhana kedua adalah, setelah Film tersebut dipromosikan, dan menjadi buah bibir di beberapa sudut kota Medan, anak tersebut seakan jadi selebriti, dicari-cari dan ditunggu-tunggu kedatanganya, mereka juga ingin mencicipi telur kampung yang dijualnya. (Padahal mungkin saja, mereka dulu adalah termasuk orang-orang yang mencemoohkannya, meragukan keaslian telur ayam kampungnya, yang menolak untuk membelinya)

Pada saat Film sederhana ini diperbincangkan, secara ramai-ramai orang mulai “menanamkan Kebaikan” pada bocah kecil itu, masing-masing menonjolkan diri berapa banyak telur ayam kampung yang telah dibeli mereka. Seperti sebuah perlombaan, dengan moment start-nya adalah peluncuran Film itu.

Kenapa harus menunggu moment seperti itu, kalau memang hal sederhana itu dapat kita lakukan setiap saat, kapan saja dan di mana saja.

Setidaknya dengan adanya peristiwa ini kita dapat bercermin, setidaknya masih banyak “orang baik” yang mau menanamkan kebaikan.

Intinya, Tak ada kata terlambat untuk sebuah kebaikan.

Hal sederhana ketiga adalah bahwa di Medan ternyata ada orang yang berani memulai sebuah hal baru (terlepas apakah Film tersebut dinilai bagus atau tidak), ada sekelompok anak muda yang berani untuk tampil sebagai “Yang Pertama”,karena menjadi yang pertama tidaklah mudah, perlu satu perjuangan yang luar biasa (terutama perjuangan bathin),karena menjadi yang pertama, ia harus siap menghadapi kelompok “Pencemooh” yang jumlahnya bisa sangat banyak (Kehadiran kelompok kritikus ini sebenarnya bagus untuk kemajuan, asal mereka juga harus berani memberikan input yang membangun)

Menjadi “Yang Pertama” berarti berjalan di depan, membuka jalan, dan siap mendengar kata “Oh, ternyata hal ini gampang, semua orang juga dapat melakukannya” (Saya jadi teringat dengan Telur Columbus).Percayalah, orang sebenarnnya tidak pernah tahu gampang atau sukar sebelum Anda melakukannya pertama kali.

Hal sederhana keempat adalah bahwa cerita sederhana ini dapat menggelitik banyak orang, untuk menceritakan kembali kesan-kesan positif yang didapat, setidaknya saya tergerak untuk bercerita sedikit tentang kota Medan, tentang si bocah penjual telur ayam kampung, tentang sebuah Film yang berjudul “Golden Egg”

Ini Medan Bung!

Ternyata masih banyak mengandung “Insan-insan lembut” yang berkarakter.

 

Salam Sukses Selalu
Seng Guan, CPLHI
Regional Manager PT. Arthamas Konsulindo Medan



Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari Seng Guan

DontAsk, Just Do It?
Golden Egg
Miracle Of Love
Law OfLove
Pikiran Yang Sehat
Artikel Selanjutnya :
Anda Gagal? Jangan Salahkan Siapa-siapa (Artikel Anda) - Minggu, 24 Februari 2008
Emosi (Artikel Anda) - Senin, 25 Februari 2008
Semua Akan Berubah (Artikel Anda) - Selasa, 26Februari 2008
Rileks Dan Sukses (Artikel Anda) - Rabu, 27 Februari 2008
Rumah Yang Indah Dan Kokoh (Artikel Anda) - Kamis, 28 Februari 2008
Baca juga artikel sebelumnya :
Bulan Pun Tidak Mengitari Matahari Secara Langsung (Artikel Anda) - Kamis, 21 Februari 2008
Membeli Senyuman (Artikel Anda) - Rabu, 20 Februari 2008
Siapakah Hero Kita (Artikel Anda) - Senin, 18 Februari 2008
Yang Muda Yang Dipercaya (Artikel Anda) - Sabtu, 16 Februari 2008
Melacak Jejak Para Peak Performers (Artikel Anda) - Jumat, 15 Februari 2008

Bagaimana menurut kalian?




SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

AW MOTIVATION QUOTES

TAMAN MOTIVASI

MENGGAPAI SUKSES-"Sukses itu ada pada diri kita sendiri, tinggal bagaimana kita mengaturnya agar mencapai kesuksesan itu".

Pengirim: Andi Gun

TESTIMONIAL

Wah Pak, kemarin waktu bapak ngisi acara Pray for Indonesia di CityWalk sebenernya saya mau foto bareng tp ga enak, sungkan. Aku ke Jkt hanya gara2 ingin liat dan dengar langsung dr bapak motivasi2nya.. Tp mungkin aku akan bertemu bapak di Sby tgl 29 Januari nanti coz aku akan ambil yg Gold biar auranya terasa.

Bpk menginspirasi saya sampe saya jd Owner dan punya 70 karyawan dlm setahun aja...emang bpk mantabbb!!


Pengirim: Moch Yusuf

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?