8 Kebiasaan Sehat Orang Jepang yang Membuat Panjang Umur

Jumat, 20 Juli 2012
Dicetak 235 kali
Dibaca 6010 kali

Orang Jepang memiliki umur harapan hidup terpanjang di dunia, wanitanya selama 86 tahun dan prianya 79 tahun. Hal ini dikarenakan orang Jepang memiliki kebiasaan sehat yang belum dipunyai orang-orang di negara lain. Di sini akan ditampilkan delapan di antaranya yang mungkin bisa kita tiru:


1) Konsumsi variasi karbohidrat


Orang Jepang dikenal sangat selektif dalam menjaga kadar karbohidrat yang masuk dalam tubuhnya. Mereka juga selalu memvariasikan makanan yang mengandung karbohidrat. Tidak seperti kita yang memakan nasi 3 kali sehari, sebagian besar orang Jepang punya cukup banyak pilihan karbohidrat selain nasi, di antaranya udon (mie dari beras), soba (mie dari buckle wheat), dan sereal. Hal ini membantu mereka agar kadar karbohidrat dalam tubuh mereka tidak berlebihan.


2) Menyukai sayuran
 

Orang Jepang sangat suka sayuran. Sudah jadi pengetahuan umum bahwa sayuran sangat bagus bagi kesehatan. Itulah mengapa Jepang memiliki prestasi kesehatan yang terbaik di dunia. Hampir sebagian besar komposisi diet makanan di Jepang adalah sayur, mulai dari acar sayur, salad hingga tumis sayur.

3) Mengolah makanan secara sederhana

Cara pengolahan makanan yang sederhana adalah direbus, dipanggang, atau ditumis sebentar. Dan inilah yang dilakukan sebagian besar orang Jepang dalam memasak makanannya. Dengan cara masak seperti ini, makanan tidak akan melalui proses panjang memasak sehingga kerusakan yang terjadi maupun radikal bebas yang terbentuk dari setiap proses memasak akan menjadi sangat minimal. Dan hal ini membuat kualitas makanan terjaga dengan baik.


4) Menguyah makanan secara perlahan


Kuliner Jepang dikenal sebagai kuliner yang menyajikan makanan dengan sangat cantik. Faktor kecantikan makanan inilah yang membuat orang Jepang makan lebih lambat agar bisa menikmati kecantikan sajian makanan itu. Lalu, mengapa mengunyah makanan secara perlahan bagus untuk kesehatan? Karena otak membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk menyatakan bahwa perut sudah kenyang, dan saluran pencernaan pun memiliki waktu yang cukup untuk mencerna dengan baik setiap masakan yang masuk.


5) Makan dengan porsi-porsi kecil


Orang Jepang terbiasa makan dengan piring dan mangkuk kecil. Sebuah penelitian menemukan fakta bahwa manusia cenderung tidak bisa mengukur apa yang mereka makan dan mereka pun cenderung akan memakan apa pun yang disediakan. Maka, kebiasaan orang Jepang memilih tempat makan mungil ini dipercaya membantu mereka dalam mengontrol porsi makannya. Penyediaan makanan ala Jepang ini (dengan porsi-porsi kecil), membuat seseorang terlatih untuk menakar makanan dan hanya makan sesuai dengan porsi yang dibutuhkan.


6) Berjalan kaki


Kebiasaan berjalan kaki sangat baik untuk menurunkan kolesterol jahat (LDL), meningkatkan kolesterol baik (HDL), menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan risiko diabetes militus tipe 2, menjaga berat badan, dan juga meningkatkan mood dan stamina.


Dan kebiasaan baik ini bisa dikatakan sudah "mendarah daging" dalam masyarakat Jepang. Berjalan kaki bahkan menjadi salah satu keterampilan survival yang diajarkan pada anak-anak Jepang sedari kecil. Dengan kebiasaan yang dilatih sejak kecil ini, maka setiap orang terbiasa berjalan kaki dengan jarak yang jauh. Orang Jepang minimal menghabiskan 1 jam dalam sehari untuk berjalan.


7) Minum teh hijau


Kebiasaan sehat orang Jepang lainnya adalah meminum teh hijau, yang dikenal memiliki aktivitas antioksidan cukup tinggi. Menurut hasil penelitian, antioksidan catechin dan senyawa EGCG di dalam teh hijau bisa mempercepat metabolisme tubuh manusia. Sehingga nutrisi makanan dan kalori dalam tubuh bisa segera diproses menjadi energi yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan aktivitas. Minum teh hijau juga bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung, osteoporosis, juga kanker.


8) Makan ikan dan rumput laut


Di kesehariannya, orang Jepang terbiasa makan ikan tuna, makarel, dan salmon. Ketiga jenis ikan ini diyakini mengandung asam lemak omega-3, yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker payudara. Sementara rumput laut yang juga menjadi salah satu bahan utama masakan orang Jepang, kaya akan vitamin yang sangat berguna bagi kesehatan.

 

 

 

Nama
Email


  • KREATIF
  • ENERGIK
  • DINAMIS

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambut dengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiap waktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif, penuh energi, dan dinamis. Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, dan Dinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

- KREATIF -
Ia adalah sumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

- ENERGIK -
Sesuai hukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harus mengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupan ini.

- DINAMIS -
Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikan diri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan “Kreatif, Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru dan bermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.
CLOSE
KIRIM ARTIKEL

Untuk diketahui bersama ada beberapa pokok yang perlu diperhatikan:
1. Karya sendiri dan bukan jiplakan
2. Bahwa artikel harus bernafaskan motivasi dan pembelajaran sesuai dengan visi dan misi Andriewongso.com
3. Bahwa artikel yang masuk semua harus melalui proses filterisasi (Tidak semua artikel yang masuk pasti ditampilkan)
4. Penjadwalan artikel adalah ditentukan oleh pihak Andriewongso.com dan bukan pihak pengirim artikel.
5. Pilih kategori yang tepat dengan artikel Anda, dan pihak Andriewongso.com berhak untuk mengatur ulang kategori artikel yang akan ditampilkan bila dirasa kurang sesuai.
6. Harap melampirkan foto diri ataupun logo (untuk campus corner) Anda, artikel tanpa foto tidak akan ditampilkan.
7. Isi artikel efektif adalah jangan lebih dari 3000 karakter (Maksimalkan 1 lembar) atau di buat serial.
8. Isi artikel tidak boleh menyinggung soal Suku, Agama maupun Golongan ataupun Etnis tertentu. (SARA)
9. Isi artikel tidak boleh yang berpotensi menimbulkan perselisihan, permusuhan, kebencian, dan sebagainya.
10. Dilarang memasang foto atau gambar-gambar yang tidak senonoh (misalnya yang berbau pornografi atau berbau SARA)
11. Isi artikel tidak diperbolehkan mengandung tujuan IKLAN tanpa seijin pihak Andriewongso.com
CLOSE
KIRIM TESTIMONIAL

CLOSE
KIRIM MOTIVASI

CLOSE