Entrepreneur 101
2789x352-no1

5 Tipe Karyawan dan Cara Menghadapinya

healthy-happy-workers-tavorro-careers

Dalam sebuah perusahaan, tentunya terdapat berbagai macam tipe karakter karyawan. Tidak menutup kemungkinan, campuran berbagai tipe karakter tersebut bisa menjadi formula yang baik atau justru kurang baik untuk jalannya sebuah perusahaan. Yang harus diperhatikan adalah bagaimana Anda bisa cepat mengenali serta mengatasi tipe karakter yang kurang baik.

Berikut adalah 5 tipe karyawan dan cara menghadapinya.

1. The Hot Mess: Tidak kompeten, tidak jelas, dan tidak bisa diandalkan. Tipe ini biasanya selalu bergantung dan tidak bisa bekerja sendiri. Entah karena mereka tidak tahu bagaimana caranya atau karena memang tidak memiliki kemampuan sama sekali. Sifat terburuk dari tipe ini adalah tidak terorganisir, kurang kredibilitas, pasif, dan tidak mau mengalami perubahan.

Solusinya: Berikan pelatihan/training ekstra, buatkan rencana perkembangan diri dan berikan dukungan. Hal ini bisa membantu mereka memahami apa yang diinginkan dari mereka dan bagaimana mereka bisa berkembang. Hal ini juga menunjukkan kepada mereka bahwa Anda ingin mereka sukses.

2. The Slacker: Tipe ini pada dasarnya malas bekerja, mereka selalu mencari cara untuk menghindari dari pekerjaan. Biasanya tipe seperti ini memiliki motivasi yang rendah, tidak peduli dengan deadline, sering bolos.

Solusinya: Hal ini bisa diatasi dengan memberikan penjelasan tentang apa yang Anda harapkan darinya. Tuntut rasa tanggung jawabnya, berikan kunjungan dan penilaian. Kenali dan hargai ketika tipe ini menunjukan usaha yang lebih dari biasanya. Biasanya tipe ini akan meningkatkan performanya jika dia merasa dihargai oleh perusahaan.

3. The Martyr: Tipe ini justru kebalikan dari tipe sebelumnya. Mereka sangat rajin dan pekerja keras. Tipe ini berpikir bahwa dia melakukan yang terbaik untuk perusahaan, dan dengan pikiran seperti itu dia justru “merusak” kemampuan kerja dan kepercayaan diri yang lainnya. Tipe ini juga memiliki kecendrungan mengalami stres.

Solusinya: Berikan dan biasakan pembagian tugas. Ciptakan suasana kantor yang mengutamakan kerja sama dan bukan persaingan. Berikan dorongan untuk mengambil jatah cutinya, dan tekankan penghargaan terhadap kerja sama tim daripada kerja individual.

4. The Socialite: Sifatnya lucu, selalu menghibur dan menjadi sahabat setiap orang. Tipe ini memang sangat menyenangka. Akan tetapi, seringkali, mereka lebih mengutamakan untuk menghabiskan waktu bergosip daripada bekerja. Tingkah laku terburuk dari tipe ini adalah bisa mengganggu konsentrasi pekerja lain, kurang fokus, kurang profesional.

Solusinya: Tetapkan peraturan waktu yang jelas untuk bersosialisasi dan untuk bekerja. Jelaskan juga peraturan tentang perilaku yang pantas dan tidak pantas dilakukan di tempat kerja. Manfaatkan kemampuan komunikasinya dengan memberinya kesempatan untuk membangun hubungan baik dengan klien perusahaan.

5. The Bully: Tipe yang paling berbahaya. Sifatnya suka menggertak. Ia tidak peduli dengan peraturan perusahaan, punya hubungan yang kurang baik dengan otoritas (pihak yang punya wewenang/kuasa), memiliki masalah dengan karyawan lainnya, serta suka memanipulasi.

Solusinya: Ciptakan lingkungan yang aman dan mendukung untuk seluruh karyawan. Tangani  keluhan dari karyawan dengan serius, tetapkan peraturan dan kebijakan yang tegas  mengenai antibullying, percaya insting Anda. Bisa juga Anda mendokumentasikan dengan hati-hati tentang tingkah laku karyawan yang negatif agar memiliki bukti yang cukup untuk membuat keputusan jika sampai pada tahap harus memberhentikan karyawan tipe ini.

 

2789x352-no2

Comments

  1. ichal says:

    nice post

Your comment

advertise-your-business_4-500x500
Follow Twitter
qotd_stars_500x500